Isu Setoran Rp100 Juta di Pemkab Subang, Bupati Reynaldy: Tak Pernah Terima Apa Pun

Bupati subang
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bupati Subang, Jawa Barat, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, menepis tegas tudingan menerima setoran uang dari seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang. Isu tersebut mencuat usai pelaksanaan mutasi jabatan yang digelar belum lama ini.

Kabar dugaan adanya setoran itu sebelumnya ramai diberitakan sejumlah media daring. Tuduhan tersebut disampaikan oleh mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Subang, dr. Maxi, yang mengaku telah menyerahkan uang tunai sebesar Rp100 juta melalui Heri Sopandi, kala itu menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Berita itu hoaks. Saya tidak pernah menerima apa pun dari dr Maxi,” tegas Reynaldy kepada wartawan, Rabu (12/11/2025).

Reynaldy menduga tudingan tersebut muncul lantaran dr. Maxi merasa kecewa setelah dimutasi dari jabatan Kepala Dinas Kesehatan menjadi staf ahli. Ia menilai, berbagai isu miring yang beredar belakangan ini sengaja digulirkan untuk merusak citra serta menurunkan kepercayaan publik terhadap kepemimpinannya.

“Sejak saya menjabat Bupati Subang, saya berkomitmen membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi,” ujarnya.

Terkait kemungkinan langkah hukum atas pemberitaan tersebut, Reynaldy menyebut masih mengkaji dan berdiskusi dengan pihak terkait.

Sementara itu, Heri Sopandi, yang turut terseret dalam tudingan tersebut, dengan tegas membantah dirinya menjadi perantara penerimaan uang.

“Itu tidak benar. Saya tidak pernah menerima uang ratusan juta dari dokter. Saya hanya bertemu beliau saat pelantikan pejabat eselon II,” ujarnya.

Baca Juga:

ASN Subang Wajib Naik Transportasi Umum Setiap Rabu, Ekonomi Lokal Ikut Terdongkrak

Jarang Hadir, 12 ASN di Subang Dipecat!

Heri mengaku belum menempuh langkah hukum, namun berharap isu tersebut tidak berkembang menjadi fitnah yang lebih luas di kalangan ASN. Diketahui, sejak kepemimpinan Reynaldy, Pemkab Subang aktif bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Negeri Subang untuk memperkuat sistem pengawasan serta pencegahan korupsi di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Adapun mutasi ASN terakhir digelar pada Kamis (18/10/2025), melibatkan 13 pejabat eselon II, termasuk empat kepala puskesmas. Tak lama setelah rotasi tersebut, isu dugaan adanya setoran uang mencuat dari salah satu pejabat yang diduga kecewa atas keputusan mutasi itu.

(Vini Virdiyanti/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun