Isu Operasi Darurat Militer Muncul, Dudung Jelaskan Mekanisme Penetapan

operasi darurat militer
(Instagram/Dudung Abdurachman)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Penasihat Khusus Presiden untuk Bidang Pertahanan, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman merespon kabar yang menyebut pemerintah akan menetapkan operasi darurat militer buntut kericuhan pada demonstrasi akhir-akhir ini.

Ia mengaku, belum mendengar adanya rencana ke arah tersebut. Isu darurat militer mencuat setelah serangkaian aksi demonstrasi yang berubah menjadi kerusuhan dan aksi penjarahan di sejumlah daerah.

“Darurat militer saya sampai sekarang belum dengar,” kata Dudung kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/9/2025).

Mantan Pangdam Jaya itu menambahkan, pemberlakuan status darurat militer tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba.

Dudung menyebut, terdapat fase yang harus dilalui sebelum status tersebut diberlakukan, mulai dari tertib sipil, lalu darurat sipil, dan akhirnya darurat militer jika memang diperlukan.

“Dan apabila itu pun dicanangkan pasti harus sesuai dengan keputusan DPR. Jadi darurat militer tidak serta-merta begitu saja. Pasti ada tahapan-tahapannya, tertip sipil, darurat sipil, kemudian darurat militer,” ujar dia.

BACA JUGA:

Ferry Irwandi Diteror Akun Anonim, Dianggap Gagalkan Operasi Darurat Militer

Prabowo Panggil Kepala BIN dan Bappisus ke Istana, soal Situasi Gelombang Demonstrasi?

Diketahui sebelumnya, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita buka suara mengenai kemunculan isu darurat militer akibat unjuk rasa yang tidak kondusif.

“Kalau ada anggapan seperti itu tentunya itu sangat salah, jauh dari apa yang kita lakukan,” kata Tandyo Budi Revita usai menghadiri rapat bersama Komisi I DPR RI, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/10/2025).

Ia menegaskan, institusinya berpegang pada taat konstitusi. Keberadaan TNI untuk memberikan bantuan pada institusi lain, yang berpegang pada aturan dan permintaan.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian