Isu Melonjaknya Nilai Kontrak Pemain Lokal Yang Gila-Gilaan, Begini Sikap Persib

Nilai Kontrak Pemain Lokal Yang Gila-Gilaan
Pemain Persib Saat Merayakan Gol (Intsagram @persib)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Citra pemain lokal yang berkompetisi di Liga 1 mulai tercoreng seiring hadirnya rumor terkait besaran nilai kontrak dengan bayaran selangit. Sejumlah pihak mulai mencari cara untuk mensiasati tingginya banderol pemain lokal tersebut, salah satunya Persib Bandung.

Melalui Interim Director of Sports PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan mengungkapkan Persib rupanya tak terlalu terpengaruh dengan tingginya harga pasar pemain lokal. Sebab, Persib memiliki beberapa alat ukur untuk memberikan nominal yang sepadan dengan pemain bidikannya.

Adhit menambahkan, Persib nemiliki batas standar anggaran yang disiapkan untuk merekrut pemain di berbagai level. Hal ini dipilih agar manajemen tim Pangeran Biru bisa memaksimalkan anggaran yang ada, tanpa harus membakar-bakar uang secara berlebihan.

“Kita selalu punya standar terkait dengan pertama kebutuhan, kita selalu bergerak dengan kebutuhan pelatih, jadi kita punya standar dari sisi nominal, selalu menyesuaikan dengan itu,” terang Adhit.

Seperti yang diketahui sebelumnya, lonjakan harga pemain lokal disinyalir menjadi salah satu penyebab PT Liga Indonesia Baru mengubah regulasi yang mengatur jumlah pemain asing. Bahkan tersiara kabar bahwa harga pemain asing hampir sama dengan pemain lokal, atau bisa lebih rendah.

Adhit melanjutkan Persib tak akan mengikuti nominal harga yang beredar di pasaran. Terlebih itu akan membuat Persib kelimpungan karena terlalu banyak mengeluarkan anggaran untuk belanja pemain.

BACA JUGA: Kode Hengkangnya Ciro Alves Langsung Dijawab Persib

Sehingga dari sisi pengeluaran, Persib berusaha melakukan komparasi anggaran dengan kualitas permainan dari pemain bidikannya. Baginya itu merupakan hal lumrah dilakukan oleh setiap klub, agar sisi finansial tetap terjaga dengan baik.

“Jadi kita gak selalu mengikuti pasar, kita akan selalu lihat dari value dan standar yang kita punya.” tutup Adhit.

(RF/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026