Ini Sosok IT Bank DKI yang Dipecat Pramono Anung

IT Bank DKI dipecat
(LinkedIn)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Amirul Wicaksono dibebastugaskan dari jabatan Direktur IT Bank DKI oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, pada Selasa (8/4/2025).

Keputusan tersebut diambil usai Pramono menggelar rapat terbatas bersama jajaran direksi Bank DKI, buntut gangguan layanan bank tersebut yang sempat bermasalah sejak Sabtu, (29/3/2025).

Alasan pencopotan Amirul Wicaksono sebagai Direktur IT alias Direktur Informasi dan Operasional Bank DKI, berkaitan dengan permasalahan layanan di Bank DKI. Permasalahan ini telah terjadi beberapa kali dengan pola yang serupa.

Gangguan layanan yang terjadi mulai Sabtu (29/3/2025) berupa tidak berfungsinya layanan transfer antar-bank dari Bank DKI dan QRIS yang juga tidak berfungsi. Berkaitan dengan hal tersebut, pihak Bank DKI angkat bicara dan menjamin keamanan data dan dana nasabah.

Profil Amirul Wicaksono

Amirul Wicaksono lahir di Magelang, 2 Juli 1968. Dia merupakan lulusan Sarjana Teknik dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta pada tahun 1994.

Amirul melanjutkan jenjang Magister Manajemen di kampus yang sama pada tahun 1997 dan meraih gelar Doktor Ilmu Ekonomi dari Universitas Trisakti tahun 2020.

Menurut laporan yang dimuat oleh website resmi Bank DKI, Amirul Wicaksono menjabat sebagai salah satu Direksi Bank DKI mulai 28 Juni 2021.

Pengangkatan tersebut berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank DKI tanggal 28 Juni 2021 yang dituangkan dalam Akta No. 57 tanggal 28 Juni 2021 tentang Risalah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT Bank DKI.

BACA JUGA:

Dana KJP Mengendap, DPRD Panggil Bank DKI

Pemprov DKI Imbau Pendatang Baru Segera Lapor Domisili Usai Lebaran

Diketahui, Amirul sempat menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Bank DKI pada Agustus 2023. Berdasarkan infromasi terakhir di laman BANK DKI hingga pengujung 2023, Amirul tidak terafiliasi dengan direksi lain dan Pemegang Saham.

Amirul mendapat penghargaan sebagai Indonesia Top Digital Innovation Award 2025, serta Indonesia 20 Popular CIO & CTO Awards 2025 pada ajang Digital Forum & The Iconomics Awards 6th Anniversary Indonesia Top Digital Innovation Awards 2025 oleh media The Iconomics, pada Jumat (13/2).

Berikut merupakan daftar perjalanan karir Amirul Wicaksono

  • AVP E-Banking BNI (2004 – 2009)
  • Project Leader pada BNI Reformasi 1.0 (2010 – 2011)
  • Pemimpin Cabang BNI KCU Harmoni, Jakarta (2011 – 2014)
  • Pemimpin Cabang BNI KCU Fatmawati Jakarta (2014 – 2015)
  • Wakil Pemimpin Divisi Elektronik Banking BNI (2016 – 2017)
  • Pemimpin Divisi Bisnis Digital BNI Syariah (2018 – 2021)
  • Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI (2021 – April 2025)

(Kaje)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City