Ini Alasan Lisa Mariana Jatuh Cinta pada Sosok Ridwan Kamil!

Lisa Mariana
Lisa Mariana (Instagram/@lisamarianaaa)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Nama Lisa Mariana belakangan jadi perbincangan hangat setelah ia secara terbuka menyampaikan kisah asmaranya dengan tokoh publik Ridwan Kamil. Namun yang menarik, Lisa bukan hanya menjelaskan kronologi, tapi juga sisi emosional dari hubungannya.

Dalam konferensi pers pada Jumat (11/4/2025), Lisa Mariana mengungkap bahwa dirinya terpikat pada sosok RK karena figur kebapakan yang ia rindukan.

“Saya itu sudah tidak punya sosok bapak, jadi gini loh dia kadang bisa menganggap saya sebagai pacar dan bisa mengayomi saya sebagai ayah,” ungkap Lisa.

“Jadi saya luluh saat itu,” lanjut perempuan yang kini berusia 25 tahun itu dengan nada reflektif.

Saat menjalin hubungan tersebut, Lisa Mariana mengaku masih sangat muda dan belum memahami konsekuensinya.

“Ya waktu itu kan aku masih 21 tahun ya, jadi belum paham, hukum atau apapun itu, jadi ya sudah berjalan seperti pacaran aja gitu,” jelasnya.

Lisa juga menekankan bahwa hubungan mereka didasari kesepakatan dua pihak.

“Karena kan mau sama mau, suka sama suka,” tegasnya.

Cerita ini pun menyoroti bagaimana seorang perempuan muda bisa terjebak dalam hubungan yang tampaknya menyenangkan, namun memiliki risiko sosial dan hukum yang besar di kemudian hari.

BACA JUGA: 

Instagram Ridwan Kamil Diretas Usai Lisa Mariana Konferensi Pers

Denise Chariesta Sindir Keras Lisa Mariana: Lu Nggak Ada Otaknya!

Profil Ridwan Kamil

Tokoh publik yang akrab disapa Kang Emil ini bukan cuma dikenal sebagai mantan Gubernur Jawa Barat dan Wali Kota Bandung, tapi juga sebagai arsitek visioner, akademisi, hingga inspirator muda.

Pria bernama lengkap Mochamad Ridwan Kamil lahir di Bandung, 4 Oktober 1971, dan kini telah menginjak usia 50 tahun.

Darah kepemimpinan dan pendidikan mengalir kuat dalam dirinya. Ayahnya, Dr. Atje Misbach Muhjiddin, S.H., adalah seorang dosen dan doktor hukum dari Universitas Padjadjaran. Sementara kakeknya adalah Kyai Muhyidin atau Mama Pagelaran, pendiri tiga pesantren ternama di Sumedang dan Subang.

Sedangkan sang ibu, Tjutju Sukaesih, dikenal sebagai sosok keibuan yang mendidik lima anaknya dengan penuh ketegasan dan kasih sayang. Ridwan Kamil sendiri merupakan anak kedua dari lima bersaudara.

Sejak kecil, Kang Emil dikenal aktif, mandiri, dan kreatif. Bahkan saat anak-anak lain sibuk bermain, ia sudah lihai berjualan es mambo buatan sendiri.

Tak tanggung-tanggung, hasil penjualan es tersebut memberinya penghasilan yang cukup untuk membantu keluarga kecilnya.

Semangat berjuang dan pantang menyerah sudah tertanam sejak masa kanak-kanak di Kota Bandung.

Pendidikan RK

Pendidikan formalnya dimulai dari SDN Banjarmasin III Bandung pada 1978, lalu lanjut ke SMP Negeri 2 Bandung di tahun 1984, dan SMA Negeri 3 Bandung pada 1987.
Ketika banyak teman seusianya masih bingung soal masa depan, Ridwan Kamil sudah punya mimpi besar menjadi arsitek.

Mimpi itu ia wujudkan dengan masuk Fakultas Teknik Arsitektur, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan lulus tahun 1995.

Semasa kuliah, ia aktif di berbagai kegiatan kemahasiswaan dan unit seni. Ia dikenal bukan hanya sebagai mahasiswa pintar, tapi juga aktif di organisasi, komunitas arsitektur, hingga kegiatan sosial. Gaya kepemimpinannya yang kolaboratif dan solutif mulai terbentuk sejak saat itu.

Tahun 1996, Ridwan Kamil menikahi pujaan hatinya, Atalia Praratya, dan kini dikaruniai tiga anak Emmiril Khan Mumtadz, Camillia Laetitia Azzahra, dan Arkana Aidan Misbach.

Kehidupan rumah tangga mereka menjadi contoh keluarga muda modern yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai lokal.

Demi memperluas wawasan dan pengaruhnya di dunia arsitektur dan tata kota. Ridwan Kamil melanjutkan pendidikan ke jenjang S-2 di University of California, Berkeley, Amerika Serikat. Ia mengambil program Master of Urban Design dari tahun 1999 hingga 2001.

Pada 2019, dedikasi dan kiprahnya di dunia urban planning diakui secara internasional dengan pemberian gelar Doktor Honoris Causa dari Dong-a University, Korea Selatan.

(Hafidah Rismayanti/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun