BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat, kembali memicu bencana tanah longsor. Sebuah tebing setinggi sekitar 25 meter longsor di Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Sabtu (24/1) dini hari, menimpa rumah warga dan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, setelah hujan deras turun sejak malam hingga dini hari. Kondisi tanah yang jenuh air membuat struktur tebing tidak mampu menahan tekanan, hingga akhirnya runtuh dan menghantam satu unit rumah di bawahnya.
Kapolsek Lembang AKP Dana Suhenda mengatakan longsor terjadi secara tiba-tiba saat sebagian warga masih terlelap.
“Curah hujan dengan intensitas tinggi membuat tanah menjadi labil. Tebing selebar sekitar 12 meter longsor dan langsung menimpa rumah warga,” ujarnya, dilansir dari CNN Indonesia, Sabtu (24/1/2026).
Baca Juga:
Seorang Warga di Cikahuripan Lembang Diduga Terseret Longsor, Masih Dalam Pencarian
Dua penghuni rumah, Hendra Hermawan (25) dan Hana Hardianti (20), ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah tertimbun material longsor dan reruntuhan bangunan. Keduanya merupakan pasangan suami istri yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas.
Selain merenggut korban jiwa, hujan deras juga menyebabkan gangguan pada infrastruktur. Akses Jalan Kolonel Masturi, jalur utama penghubung Cisarua–Lembang, sempat terputus akibat pohon bambu roboh menutup badan jalan di kawasan Rumah Seniman Pohon Bambu.
Petugas kepolisian, aparat desa, serta warga setempat bergerak cepat melakukan evakuasi korban dan pembersihan material longsor. Jalur lalu lintas kini telah kembali normal.
Aparat mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor dan lereng perbukitan, untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan deras masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.











