Hujan Deras Akibatkan Tanah Longsor di Kudus

kudus
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kudus Provinsi Jawa Tengah mengakibatkan tanah longsor di tiga desa dan dua kecamatan di wilayah tersebut.(web)
-

Tidak ada video disisipkan.

KUDUS,TM.ID : Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kudus Provinsi Jawa Tengah mengakibatkan tanah longsor di tiga desa dan dua kecamatan di wilayah tersebut.

Menurut Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Munaji mengatakan bencana tanah longsor pada Rabu (25/1/2023) sore terjadi di Desa Menawan dan Rahtawu di Kecamatan Gebog serta Desa Japan di Kecamatan Dawe.

Dia menyampaikan bahwa tanah longsor terjadi di tujuh titik di Desa Rahtawu, tiga titik di Desa Menawan, dan dua titik di Desa Japan.

Menurut dia, tanah longsor terjadi di daerah curam dengan kemiringan 80 sampai 90 derajat yang saluran pembuangannya kurang lancar.

Dalam kondisi yang demikian, ia mengatakan, tanah yang kondisinya labil tidak mampu menahan curah hujan yang tinggi sehingga longsor.

BACA JUGA: Pemprov Maluku Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi di Dua Kabupaten

Tanah longsor menyebabkan bagian jalan desa tertutup material longsoran di Desa Rahtawu, Menawan, dan Japan.

Tim BPBD Kudus bersama sukarelawan dan masyarakat bekerja bakti untuk membersihkan longsoran tanah yang menutupi bagian jalan.

“Tanah yang mengalami longsor juga ditutup menggunakan plastik untuk mencegah longsor susulan,” kata Munaji.

Pada akhir Desember 2022, tanah longsor terjadi di Desa Japan, Kajar, Soco, dan Ternadi di Kecamatan Dawe serta Desa Menawan di Kecamatan Gebog.

Bencana alam itu berdampak pada sembilan rumah warga, tiga rumah di Kecamatan Dawe dan enam rumah di Kecamatan Gebog.

Di wilayah Kabupaten Kudus, ada 13 desa yang tergolong rawan mengalami tanah longsor, yakni Desa Rahtawu, Menawan, Jurang, dan Kedungsari di Kecamatan Gebog; Desa Terban di Kecamatan Jekulo; serta Desa Soco, Ternadi, Japan, Kuwukan, Puyoh, Colo, Dukuh Waringin, dan Cranggang di Kecamatan Dawe.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun