Dongkrak Ekonomi Warga dan Hilirisasi Industri, Pemprov Kalsel Sumringah di Daerahnya Dibangun SUTT 150 KV

Foto - Web -
-

Tidak ada video disisipkan.

BANJARMASIN, TM.ID : Bertambahnya suplai listrik di Kalimantan Selatan diyakini bakal mendongkrak perekonomian warga, termasuk juga hilirisasi industri yang kini tengah digenjot pemerintah pusat.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pun mengapresiasi pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt di daerah Selaru-Sebuku, Kabupaten Kotabaru, yang pastinya akan mendukung pros[pek tersebut ke depan.

“Hadirnya suplai listrik SUTT ini bakal mendongkrak pembangunan dan juga perekonomian warga, termasuk hilirisasi industri yang terus didorong pemerintah,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kalsel Endri AP di Banjarbaru, Selasa (27/12/2022).

Adanya ketersediaan listrik yang mumpuni, katad ia, bakal mampu menarik investasi dari luar.

Listrik, lanjutnya, merupakan salah satu syarat pembangunan, termasuk pembangunan industri hilir yang menjadi fokus pemerintah saat ini untuk memberi nilai tambah pada sumber daya alam Indonesia.

“Komoditas yang diekspor bukan lagi bahan baku, tetapi barang yang sudah jadi sesuai Undang-Undang Nomor 3 tahun 2020 tentang Minerba, bahwa ekspor produk mineral yang belum dimurnikan ditutup pada bulan Juni 2023,” jelasnya.

BACA JUGA: Bangkitkan Ekonomi Level Menengah Bawah, PLN Sebaiknya Gandeng UMKM dalam Pengadaan SPKLU Kendaraan Listrik

Saat ini perusahaan yang fokus dan memiliki komitmen kuat untuk mengembangkan industri terlengkap di dunia yakni PT Sebuku Iron Lateritic Ores (Silo) di Pulau Sebuku, Kotabaru.

Pemprov Kalsel berharap ada perusahaan-perusahaan lainnya yang juga melirik kawasan tersebut untuk berinvestasi. Ia menyebut realisasi investasi di Kalimantan Selatan hingga triwulan III tahun 2022 sebesar Rp10,6 triliun. Nilai itu cukup besar dibandingkan triwulan ke III tahun 2021 sebesar Rp9,43 triliun sehingga ada peningkatan realisasi sebesar 11,04 persen .

“Tentunya hal ini menyatakan bahwa semakin besar minat investor berusaha di Kalsel,” ujar dia.

Pemprov Kalsel berupaya maksimal untuk menarik minat investor dengan memberikan kemudahan dalam pelayanan perizinan dan non-perizinan, berupa penyederhanaan SOP hingga memfasilitasi permasalahan yang dihadapi perusahaan dalam menjalankan investasi mereka.

Bahkan Pemprov Kalsel juga mengoptimalkan pelayanan perizinan berusaha dengan mengintegrasikan pelayanan perizinan satu pintu melalui Online Single Submission (OSS).

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026