Hati-Hati, 15 Jenis Kanker Akibat Merokok!

Jenis kanker akibat merokok
Ilustasi. (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Banyak dari kita tentu mengenal peringatan yang selalu tercetak di bungkus rokok dan muncul dalam iklan-iklan produk tersebut. Peringatan tersebut bukan hanya sebatas pajangan, karena ada 15 jenis kanker yang terjadi akibat merokok.

Sayangnya, kesadaran terhadap bahaya merokok masih rendah, sehingga banyak orang tetap menjadikan kebiasaan ini sebagai rutinitas.

Rokok mengandung tembakau, zat berbahaya yang telah membunuh lebih dari separuh jumlah perokok di seluruh dunia setiap harinya. Di Indonesia, merokok tidak hanya dilakukan oleh laki-laki, tetapi juga perempuan.

Kebiasaan ini sering dimulai sejak usia remaja dan dapat memicu berbagai penyakit serius di usia dewasa, terutama jika dilakukan dalam jangka panjang.

Berbagai penelitian menunjukkan kebiasaan merokok tidak hanya merugikan kesehatan, tetapi juga memengaruhi perekonomian keluarga, terutama di negara berkembang. Pengeluaran untuk membeli rokok sering kali menurunkan kemampuan ekonomi keluarga miskin.

Rokok dan Hubungannya dengan Kanker

Rokok dan kanker memiliki kaitan yang sangat erat. Asap rokok mengandung lebih dari 100 senyawa kimia berbahaya, termasuk karsinogen (pemicu kanker), mutagen (penyebab mutasi gen), serta promotor tumor.

Beberapa senyawa berbahaya tersebut adalah PAH (Polycyclic Aromatic Hydrocarbons), nikotin, dan NNK (4-(methylnitrosoamino)-1-(3-pyridyl)-1-butanone).

Senyawa PAH dalam asap rokok tidak hanya memicu mutasi DNA, tetapi juga mempercepat pembelahan sel yang tidak normal, memicu perkembangan tumor, serta meningkatkan risiko kanker paru-paru.

Sementara itu, nikotin dan NNK terbukti mempercepat pertumbuhan sel-sel tumor di paru-paru. Nikotin bahkan dapat memicu angiogenesis, yaitu pembentukan pembuluh darah baru yang mempercepat perkembangan kanker, seperti kanker payudara.

Risiko dan Dampak Kesehatan

Kanker paru-paru adalah salah satu jenis kanker yang paling banyak disebabkan oleh kebiasaan merokok. Data menunjukkan bahwa 90% kematian akibat kanker paru-paru di seluruh dunia berasal dari kebiasaan ini. Namun, risiko tersebut dapat menurun signifikan jika seseorang berhenti merokok.

Dalam 10 tahun setelah berhenti, risiko kanker paru-paru berkurang hingga 50%. Risiko kanker lainnya, seperti kanker mulut, tenggorokan, kerongkongan, kandung kemih, ginjal, dan pankreas, juga menurun secara bertahap.

Selain kanker, merokok juga memicu berbagai masalah kesehatan lainnya, seperti kulit kusam, rambut rusak, bau mulut, gigi bernoda, dan kerusakan gusi. Efek ini semakin parah jika seseorang mulai merokok pada usia muda atau mengonsumsi rokok dalam jumlah besar selama bertahun-tahun.

Jenis Kanker Karena Rokok

Setidaknya, kebiasaan merokok dapat menyebabkan 15 jenis kanker, antara lain:

  • Kanker mulut
  • Kanker faring (tenggorokan atas)
  • Kanker hidung dan sinus
  • Kanker laring (kotak suara)
  • Kanker kerongkongan
  • Kanker hati
  • Kanker pankreas
  • Kanker lambung
  • Kanker ginjal
  • Kanker usus
  • Kanker ovarium
  • Kanker kandung kemih
  • Kanker leher rahim
  • Beberapa jenis kanker darah, seperti leukemia

Durasi merokok juga menjadi faktor yang memengaruhi risiko kanker. Semakin banyak rokok yang dikonsumsi dalam sehari, semakin tinggi pula risikonya. Oleh karena itu, mengurangi konsumsi rokok secara bertahap bisa menjadi langkah awal untuk berhenti total dari kebiasaan ini.

Pilihan untuk Hidup Sehat

Tubuh manusia sebenarnya memiliki kemampuan untuk melawan kerusakan akibat zat berbahaya. Namun, jumlah bahan kimia beracun dalam asap rokok jauh melampaui kapasitas tubuh untuk mengatasinya. Oleh karena itu, langkah terbaik untuk menjaga kesehatan dan menghindari risiko kanker adalah dengan berhenti merokok.

BACA JUGA: Asap Rokok di Fasilitas Umum Ganggu Kenyamanan

Risiko terjadinya berbagai jenis kanker akibat merokok sangat tinggi, karena itu mulailah berhenti merokok, untuk mengantisipasi terjadinya berbagai gangguan penyakit. Jadikan hidup  Anda lebih sehat dan berkualitas.

 

 

(Virdiya/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun