Sampai Picu Alergi Pada Balita, Apa Itu Gluten?

keracunan gluten
(pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Makanan dengan label bebas gluten semakin banyak ditawarkan oleh pengusaha kuliner. Para konsumen kuliner berani merogoh kantong lebih dalam demi mengkonsumsi makanan berlabel tersebut.

Berbagai klaim kesehatan pun menyertai makanan berlabel bebas gluten tersebut. Lalu apa itu gluten?

Dokter Spesialis Gizi Raissa E. Djuanda menjelaskan apa itu gluten. Menurutnya, gluten adalah senyawa protein alami yang ditemukan pada biji-bijian tertentu, khususnya gandum, barley (jelai), dan rye (gandum hitam).

“Gluten merupakan protein alami yang terdapat pada gandum, barley dan rye (gandum hitam),” kata Raissa E. Djuanda dalam keterangannya pada (13/10/2025).

Selain itu, gluten ini ada pada roti, pasta dan aneka jenis kue seperti cookies dan pastry.

Kronologi

Isu soal gluten itu merebak setelah kasus penipuan makanan roti berlabel ‘Bebas Gluten’ yang dilakukan sebuah perusahaan makanan.

Salah seorang pengguna media sosial menceritakan pengalamannya membeli produk bakery dari toko yang mengklaim menjual produk mereka gluten free, dairy free, dan vegan.

Makanan tersebut diberikan kepada anaknya yang berusia 17 bulan itu yang memang harus mengikuti diet tersebut atas anjuran dokter.

Belakangan terungkap, produk yang dijual di toko ‘Bebas Gluten’ tersebut merupakan produk toko kue lain yang produknya menggunakan tidak menggunakan klaim itu.

Kue-kue yang masih menggunakan gluten itu dikemas ulang dan dijual dengan harga tinggi.

Kecurigaan penipuan ini muncul setelah pengguna media sosial tersebut menyadari saat sang anak mengalami ruam, bengkak parah pada tubuh akibat alergi.

Raissa E. Djuanda mengatakan sebenarnya gluten berfungsi untuk membuat adonan roti menjadi elastis dan kenyal.

“Jadi gluten bukan bahan tambahan, tapi bagian alami dari biji-bijian tertentu,” kata Raissa.

Gluten berperan penting dalam memberikan tekstur elastis, kenyal, dan membantu adonan mengembang pada produk makanan berbasis gandum. Sebenarnya, untuk kebanyakan masyarakat gluten tidak menimbulkan masalah kesehatan.

“Protein alami ini menjadi bagian dari asupan makanan sehari-hari tanpa menimbulkan dampak negatif pada individu tanpa sensitivitas,” katanya.

Risiko Gluten

Walau begitu, gluten dapat menjadi masalah bagi individu dengan kondisi kesehatan tertentu.

“Untuk kebanyakan orang sehat, gluten tidak berbahaya. Gluten hanya menjadi masalah pada individu dengan kondisi tertentu, seperti misalnya yang gluten intoleran,” kata Raissa E. Djuanda.

Raissa menambahkan kelompok yang sebaiknya menghindari konsumsi gluten adalah orang-orang dengan intoleransi gluten, penyakit autoimun tertentu, dan alergi gandum serta penyakit celiac.

Penyakit celiac adalah gangguan autoimun kronis yang memicu sistem kekebalan tubuh menyerang usus halus saat penderita mengonsumsi gluten.

Konsumsi gluten pada individu yang sensitif dapat memicu berbagai gejala, seperti diare, nyeri perut, kembung, mual, lemas, hingga peradangan usus yang berulang.

Baca Juga:

Sudahkah Siapkah Menghadapi Musim Hujan? Simak Beberapa Tips Agar Kesehatanmu Tetap Terjaga

Apakah Operasi Skoliosis Ditanggung BPJS Kesehatan?

Sementara itu, jika reaksinya berupa alergi gandum, gejalanya bisa lebih cepat dan berat, meliputi gatal, bengkak, ruam, dan sesak napas.

Penyakit celiac dapat didiagnosis melalui serangkaian tes seperti tes darah, tes endoskopi dengan biopsi, tes genetik, atau tes alergi gluten.

Masyarakat yang memilih untuk menjalani diet bebas gluten, perlu diperhatikan adanya risiko kekurangan nutrisi penting. Hal itu bisa terjadi bila diet tersebut tidak direncanakan dengan baik.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun