Hasil Evaluasi DPR Terkait Libur Nataru

DPR evaluasi nataru
(Foto: Humas Polri)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID: Komisi V DPR RI melakukan evaluasi terhadap stakeholder pemerintah dalam penanganan angkutan libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Libur Nataru).

Unsur pemerintah yang terlibat dalam pelayanan libur Nataru tersebut di antaranya Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, BMKG, BNPP/Basarnas, Korlantas Polri beserta seluruh operator transportasi nasional dan operator Jalan Tol.

Kendati demikian, Ketua Komisi V DPR RI Lasarus meminta stakeholder terkait agar melakukan peningkatan dalam mendukung penyelenggaraan angkutan mudik di masa yang akan datang.

Komisi V juga meminta Kementerian Perhubungan untuk melakukan evaluasi serta meningkatkan langkah preventif sebagai berikut:

  • Mengantisipasi terjadinya kecelakaan;
  • Meningkatkan pengawasan dan inspeksi rutin dalam pelaksanaan SOP pada setiap moda transportasi;
  • Menambah titik pemasangan alat sarana prasarana keamanan dan kenyamanan lalu lintas;
  • Meningkatkan pengawasan terhadap melonjaknya harga tiket pesawat di beberapa rute penerbangan;
  • Menyampaikan hasil investigasi kecelakaan kereta api yang terjadi pada awal tahun 2024 ini.

Lasarus menyebutkan bahwa Komisi V meminta Kementerian PUPR beserta seluruh operator Jalan Tol agar melakukan peningkatan untuk mendukung penyelenggaraan angkutan mudik yang akan datang.

BACA JUGA: KAI Klaim Ketepatan Waktu Keberangkatan KA Periode Nataru Sempurna

Antara lain, tegas dia, memastikan pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM) jalan tol sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan, memperluas tempat istirahat dan pelayanan (TIP) untuk menambah kapasitas parkir kendaraan.

“Dan mempercepat penyelesaian pembangunan jalan tol di berbagai daerah,” ujar Lasarus, seperti dilansir Parlementaria, Kamis (18/1/2024)..

Komisi V juga meminta BMKG meningkatkan koordinasi lintas sektor terkait diseminasi informasi untuk antisipasi cuaca ekstrim dan memastikan informasi sampai kepada stakeholder dan masyarakat.

Sedangkan kepada BNPP/Basarnas, Komisi V meminta BNPP agar meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan kecelakaan dengan menambah personil dan meningkatkan pelatihan SDM potensi SAR.

Terakhir, kepada Korlantas Polri, Komisi V meminta agar melakukan evaluasi dan kajian skema rekayasa lalu lintas utamanya penguraian kemacetan pada titik-titik krusial dan lokasi wisata sebagai upaya perbaikan pada penyelenggaraan angkutan mudik berikutnya.

 

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun