Harta Waris Berujung Maut, Adik di Pamulang Tangsel Serang Kaka dengan Celurit

Harta waris
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Motif pembunuhan yang dilakukan pria berinisial F alias W (52) terhadap kakanya berinisial N (65) di Jalan Masjid Darusallam Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten, pada Rabu (30/4/2025), karena pembagian harta waris.

Saat ini, pelaku sudah ditangkap oleh Polres Tangerang Selatan (Tangsel). Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor DH Inkiriwang mengungkapkan pembunuhan ini dipicu oleh pembagian harta waris.

“Dari hasil penyelidikan, motif pembunuhan diduga dipicu oleh konflik keluarga terkait pembagian harta warisan,” kata Victor dalam jumpa pers, dikutip Minggu (11/5/2025).

Polisi mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan, kasus ini berawal saat tersangka menyiapkan senjata tajam berupa celurit yang disembunyikan di balik pakaian yang dikenakannya.

Kemudian, tersangka F mengejar korban yang sedang melintas menaiki sepeda motor hingga korban berhenti di sebuah ruko material. Di lokasi tersebut, tersangka langsung mengacungkan celurit dan menyerang korban.

“Korban kemudian berusaha membela diri dengan mengambil sebatang balok kayu kaso dan memerintahkan tersangka untuk membuang sajam miliknya,” kata Victor.

Namun, tersangka F tidak menuruti perintah korban. Lalu, korban N memukulkan kayu balok kaso mengenai pundak kiri tersangka namun kayu balok kaso itu patah.

Tersangka pun membalas serangan itu dengan menyabetkan celurit. Korban N sempat menghindar, namun tersangka mengayunkan kembali celuritnya dan mengenai pundak kiri atas korban.

“Selanjutnya tersangka menghampiri korban dan memastikan korban tidak bergerak lagi,” kata Victor.

Baca Juga:

Pria di Kalideres Jakbar Ditemukan Tewas, Diduga Korban Pembunuhan

Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak yang Membusuk di Karawang

Kasubbid Biologi Serologi/DNA Puslabfor Bareskrim Polri, Kompol Irfan Rofik, yang turut hadir dalam konferensi pers menjelaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan melalui metode scientific crime investigation, darah yang ditemukan pada senjata tajam jenis celurit cocok dengan darah yang terdapat pada pakaian dan barang milik korban.

“Jadi kesimpulannya adalah alat atau sajam jenis celurit yang digunakan itu adalah alat yang digunakan tersangka karena memiliki kecocokan antara darah yang ada di celurit dan darah yang ada pada baju korban,” terang Irfan.

(Virdiya/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun