Harga Minyak Dunia Tembus US$112, Tertinggi Sejak 2022 Dipicu Konflik Timur Tengah

Dampak Serangan Amerika ke Iran, Harga Minyak Bisa Tembus US$ 130 Per Barel
Ilustrasi- PT Kilang Pertamina Balikpapan (PT KPB), didirikan pada tanggal 7 Mei 2019 (dok. pertamina-kpb)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Harga minyak dunia melonjak tajam dan menyentuh level tertinggi dalam hampir empat tahun terakhir di tengah memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah.

Kontrak berjangka minyak jenis Brent Crude Oil untuk pengiriman Mei ditutup naik US$3,54 atau 3,26 persen ke level US$112,19 per barel pada Jumat (20/3). Angka ini menjadi yang tertinggi sejak Juli 2022.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat untuk kontrak April ditutup menguat US$2,18 atau 2,27 persen menjadi US$98,32 per barel.

Dipicu Konflik dan Gangguan Pasokan

Lonjakan harga minyak dipicu eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, terutama ketegangan antara Iran dengan Israel serta keterlibatan Amerika Serikat.

Situasi semakin memanas setelah Irak menetapkan kondisi kahar (force majeure) pada sejumlah ladang minyak yang dikelola perusahaan asing, sehingga memperbesar kekhawatiran gangguan pasokan global.

Selain itu, potensi terganggunya jalur distribusi energi di Selat Hormuz yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dan LNG dunia menjadi faktor utama kenaikan harga.

Baca Juga:

Harga Minyak Melonjak Setelah Serangan Israel ke Iran

Pasokan Terancam, Harga Sulit Turun

Para analis memperkirakan harga minyak akan tetap tinggi selama aliran distribusi melalui Selat Hormuz belum kembali normal.

Kepala strategi komoditas Saxo Bank, Ole Hansen, menilai pemulihan harga energi dalam waktu dekat sulit terjadi.

“Potensi pembalikan cepat harga energi tidak mungkin terjadi karena kerusakan telah terjadi pada produksi,” ujarnya.

Senada, analis UBS Giovanni Staunovo menyebut arah harga minyak masih cenderung naik selama pasokan tetap terbatas.

Dampak Global dan Respons AS

Presiden Donald Trump menyatakan situasi konflik membuat jalur diplomasi dengan Iran semakin sulit, sementara militer AS meningkatkan kehadiran di kawasan.

Di sisi lain, pemerintah AS membuka opsi pelepasan cadangan minyak strategis untuk menambah pasokan global dalam beberapa bulan ke depan.

Kepala International Energy Agency, Fatih Birol, bahkan memperingatkan pemulihan pasokan energi dari kawasan Teluk bisa memakan waktu hingga enam bulan.

Tren Harga Masih Naik

Dalam sepekan terakhir, harga Brent telah melonjak sekitar 8,8 persen. Kesenjangan harga antara Brent dan WTI juga melebar ke level tertinggi dalam 11 tahun terakhir.

Dengan kondisi geopolitik yang belum stabil dan ancaman gangguan distribusi energi global, harga minyak diperkirakan masih akan bergerak di level tinggi dalam waktu dekat.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City