Saham Wall Street Melonjak Usai Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir

perang Iran
Ilustrasi. (X/investordaily)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDI.ID — Pasar saham Amerika Serikat berhasil menutup perdagangan di zona hijau setelah sempat jatuh tajam di awal sesi. Sentimen geopolitik menjadi pemicu utama perubahan arah pasar, terutama setelah muncul sinyal bahwa konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran berpotensi segera mereda.

Pada perdagangan Senin (9/3/2026) waktu setempat atau Selasa WIB, indeks utama di Wall Street mencatat penguatan yang cukup solid.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,5 persen ke level 47.740,8. Sementara itu, S&P 500 menguat 0,83 persen ke posisi 6.795,99, dan Nasdaq Composite melonjak lebih tinggi sebesar 1,38 persen menjadi 22.695,95.

Kinerja tersebut menandai pembalikan arah pasar setelah investor sebelumnya diliputi kekhawatiran akibat eskalasi konflik di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga energi.

Teknologi Pimpin Penguatan Pasar

Secara sektoral, mayoritas sektor dalam indeks S&P 500 berhasil mencatatkan kenaikan.

Dari total 11 sektor utama, sembilan sektor berakhir positif. Sektor teknologi menjadi motor penguatan dengan kenaikan sekitar 1,8 persen, diikuti sektor layanan komunikasi yang naik 1,13 persen.

Sebaliknya, sektor keuangan dan energi justru mengalami tekanan. Kedua sektor tersebut masing-masing turun 0,52 persen dan 0,43 persen, seiring dengan perubahan tajam di pasar energi global.

Penguatan sektor teknologi mencerminkan kembalinya selera risiko investor setelah ketegangan geopolitik mulai mereda.

Pernyataan Trump Mengubah Arah Sentimen Pasar

Pembalikan arah Wall Street terjadi pada sesi perdagangan sore setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengindikasikan konflik dengan Iran tidak akan berlangsung lama.

Trump menyampaikan bahwa operasi militer yang sedang berlangsung kemungkinan segera berakhir.

“Perang ini sudah sangat selesai, hampir sepenuhnya,” ujar Trump.

Pernyataan tersebut langsung meredakan kekhawatiran investor mengenai potensi eskalasi konflik regional yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi global.

Sentimen tersebut menjadi pemicu utama reli pasar di akhir sesi perdagangan.

Harga Minyak Jatuh Tajam dari Level Tertinggi

Perubahan sentimen geopolitik juga memicu pergerakan dramatis di pasar energi.

Kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April sebelumnya sempat melonjak hingga USD119 per barel dalam perdagangan semalam, menjadi level tertinggi sejak 2022.

Namun setelah muncul sinyal meredanya konflik, harga minyak langsung mengalami koreksi tajam.

WTI akhirnya ditutup di level USD94,77 per barel, mencatat penurunan signifikan hanya dalam hitungan jam perdagangan.

Penurunan tajam ini menunjukkan betapa sensitifnya pasar energi terhadap perkembangan geopolitik global.

Baca Juga:

Trump Sebut Perang Iran akan Segera Berakhir

Perang AS–Israel vs Iran Picu Harga Minyak Dunia Tembus US$104 per Barel

Sektor Transportasi dan Pariwisata Langsung Diuntungkan

Turunnya harga minyak memberikan angin segar bagi sejumlah sektor yang selama ini sangat sensitif terhadap biaya bahan bakar.

Saham-saham di sektor perjalanan, transportasi, dan rekreasi langsung merespons positif penurunan harga energi tersebut.

Biaya bahan bakar yang lebih rendah berpotensi meningkatkan margin keuntungan maskapai penerbangan, perusahaan logistik, hingga operator wisata global.

Bagi investor, perubahan cepat di pasar energi ini juga menegaskan soal dinamika geopolitik yang masih menjadi faktor kunci yang dapat menggerakkan pasar keuangan global dalam waktu singkat.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City