Google Awasi Setiap Gerakan Anda! Ini Cara Hentikan Pelacakan

KPPU Jatuhkan Denda Rp202,5 Miliar, Google Terbukti Melanggar
Ilustrasi-Google (Pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Apakah Anda tahu bahwa setiap kali menggunakan perangkat atau layanan Google, seperti Google Maps, Gmail, atau YouTube, jejak digital Anda direkam oleh Google?, dari riwayat lokasi hingga pencarian, aktivitas Anda terus dipantau.

Meskipun pelacakan ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna, banyak yang merasa risih dengan sifat berkelanjutannya.

Namun, Google menyediakan opsi untuk membatasi atau menghentikan pelacakan ini sepenuhnya.

Berikut penjelasan tentang bagaimana Google melacak aktivitas Anda dan cara menghentikannya.

BACA JUGA: Cara Menghapus Akun Google yang Terhubung ke Hp

Bagaimana Google Melacak Aktivitas Penggunanya?

Google menggunakan berbagai teknologi canggih untuk melacak aktivitas online pengguna. Pelacakan ini mencakup beberapa aspek:

  1. Lokasi: Setiap kali Anda menggunakan Google Maps atau membiarkan layanan lokasi aktif di perangkat Anda, Google dapat melacak di mana Anda berada, ke mana Anda pergi, dan seberapa sering Anda mengunjungi tempat tertentu. Bahkan ketika Anda tidak menggunakan aplikasi Google, selama layanan lokasi diaktifkan, data lokasi tetap dikumpulkan.
  2. Riwayat Penelusuran: Setiap pencarian yang dilakukan melalui Google, baik di komputer maupun smartphone, disimpan untuk tujuan menyediakan saran pencarian yang lebih relevan serta menampilkan iklan yang sesuai dengan minat Anda.
  3. Penggunaan Aplikasi dan Website: Banyak aplikasi pihak ketiga dan situs web bekerja sama dengan Google untuk membagikan data terkait aktivitas Anda. Hal ini memungkinkan Google melacak aplikasi yang sering Anda gunakan, situs yang Anda kunjungi, dan bahkan konten yang Anda tonton.

Mengapa Google Melacak Aktivitas Penggunanya?

Google berdalih bahwa pelacakan ini dilakukan untuk memberikan pengalaman yang lebih personal dan relevan.

Misalnya, dengan melacak lokasi, Google Maps bisa menawarkan rute tercepat, atau dengan mengetahui riwayat pencarian, Google dapat menampilkan hasil pencarian yang lebih relevan dan iklan yang sesuai dengan minat Anda.

Selain itu, data yang dikumpulkan juga digunakan untuk meningkatkan keamanan akun, seperti mencegah akses tidak sah.

Cara Menonaktifkan Pelacakan Aktivitas oleh Google

Jika Anda merasa tidak nyaman dengan pelacakan yang dilakukan Google, Anda bisa mengambil langkah untuk menghentikan atau membatasi aktivitas ini. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Masuk ke akun Google melalui aplikasi atau browser.
  2. Tekan tombol “Kelola Akun Google Anda”.
  3. Pilih menu “Data dan Privasi”.
  4. Gulir ke bawah hingga menemukan boks “Setelan histori”, lalu pilih opsi “Aktivitas Web & Aplikasi”.
  5. Di halaman “Kontrol Aktivitas”, ubah toggle dari “Aktif” menjadi “Nonaktifkan” untuk menghentikan pelacakan.

Cara Menonaktifkan Pelacakan Lokasi di Ponsel

Selain menonaktifkan pengaturan di akun Google, Anda juga bisa mematikan pelacakan lokasi langsung di perangkat Anda:

  • Android: Buka “Pengaturan” > “Lokasi” > “Layanan Lokasi Google” dan nonaktifkan fitur lokasi.
  • iPhone: Buka “Pengaturan” > “Privasi” > “Layanan Lokasi” dan nonaktifkan untuk aplikasi Google.

Menggunakan Mode Incognito

Jika Anda ingin melakukan pencarian atau menjelajah web tanpa meninggalkan jejak, gunakan Incognito Mode di browser Anda. Mode ini mencegah Google menyimpan riwayat pencarian dan melacak aktivitas Anda selama mode tersebut diaktifkan.

Menghapus Riwayat Secara Berkala

Apabila Anda tidak ingin menonaktifkan pelacakan sepenuhnya, Anda bisa menghapus riwayat aktivitas secara manual atau mengatur agar riwayat tersebut dihapus otomatis setelah 3, 18, atau 36 bulan.

Dengan memahami bagaimana Google melacak aktivitas Anda dan cara menghentikannya, Anda bisa lebih mengontrol privasi serta data online Anda.

 

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City