Girl Group NewJeans Resmi Hiatus Usai Kalah Gugatan dengan Agensi

NewJeans kalah Gugatan
Pinterest
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA — Girl group populer NewJeans atau NJZ secara resmi kalah atas gugatan hukum melawan sang agensi ADOR lewat putusan pengadilan Distrik Pusat Seoul. Keputusan gugatan tersebut menegaskan bahwa kontrak mereka tetap berlaku, serta melarang NJZ menjalankan aktivitas secara independen tanpa persetujuan agensi.

Latar Belakang Perselisihan

Perselisihan ini terjadi pada November 2024, yaitu dengan lima anggota NewJeans yaitu Hanni, Danielle, Minji, Hearin, dan Hyein yang mengumumkan pemutusan kontrak dengan ADOR.

BACA JUGA:

get=”_blank” rel=”noopener”>Min Hee Jin Resmi Mundur dari ADOR, Ancam Tuntut HYBE atas Pelanggaran Perjanjian

NewJeans, Siap Comeback dengan Lagu Baru Musim Panas

NewsJeans Bakal Comeback dan Debut di Jepang Tahun Ini!

Berikut beberapa tuduhan yang diajukan NewJeans:

  • Perilaku tidak adil: NJZ menuduh HYBE bersikap tidak adil karena lebih memprioritaskan grup lain, seperti LE SSERAFIM, sementara mereka mengabaikan NJZ dalam hal promosi dan dukungan.
  • Campur Tangan dalam Kegiatan Sosial: Menuduh HYBE berusaha mencegah NJZ menggunakan pita hitam sebagai tanda penghormatan bagi korban kecelakaan Jeju Air, dengan alas an hal tersebut menjadu sensitive karena penyiaran di stasiun Jepang.
  • Penghapusan Bukti CCTV: NJZ mengklam bahwa sang perusahaan melakukan penghapusan CCTV yang merekam insiden dengan grup lain di bawah naungan mereka. Namun, ADOR telah membantah hal tersebut.

Keputusan Sidang

Dalam siding yang terjadi pada 21 Maret 2025, Pengadilan Distrik Pusat Seoul memutuskan, NJZ tidak bisa mengakhiri kontrak mereka secara sepihak tanpa adanya bukti yang kuat pelanggaran yang dilakukan pihak ADOR.

Pengadilan juga menolak, pengajuan NJZ mengenai pencemaran nama baik dan dugaan intervensi negatif dari agensi. Hakim siding menegaskan bahwa ADOR telah memenuhi kewajiban mereka sebagai agensi.

Dengan itu, pengadilan menganggap keputusan NJZ merupakan pelanggaran kontrak dengan cara meninggalkan agensi tanpa melalui proses hukum yang sah.

Keputusan tersebut harus di patuhi oleh pihak NJZ. Namun, dalam perselisihan ini telah banyak menyadarkan para pihak terkait atas keseimbangan antar hak artis dan kewajiban agensi.

Dengan seiring perkembangan K-Pop, hal ini merupakan pengingat bahwa perjanjian antar kedua belah pihak perlu adil dan transparan. Dengan adanya keputusan ini, ADOR dan NJS diharapkan dapat mencari solusi terbaik bagi masa depan kedua belah pihak.

(Magang UKRI – Andari/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026