Gibran Ditugaskan di Papua, Tanda Hubungan Politik Prabowo-Jokowi Renggang?

gibran prabowo jokowi
(Instagram/gibran_rakabuming)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pengamat politik Ray Rangkuti menilai, penugasan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk menangani urusan pembangunan dan hak asasi manusia (HAM) di Papua, menjadi sinyal kedekatan antara Megawati Soekarnoputri dan Presiden Prabowo Subianto.

Sebaliknya, relasi politik antara Prabowo dan Presiden ke-7 sekaligus ayah Gibran, Joko Widodo (Jokowi)  justru terlihat semakin renggang.

“Ini menunjukkan bahwa hubungan politik antara keluarga Jokowi dan Prabowo mulai tidak sejalan,” ujar Ray dalam lketerangannya, dikutip Jumat (11/07/2025).

Ray melihat penugasan Gibran sebagai langkah strategis dari Prabowo untuk membatasi ruang gerak politik Wapres.

Dengan menugaskannya mengurus Papua, Prabowo bisa saja berupaya menahan laju popularitas Gibran secara nasional.

Situasi ini sekaligus menandakan semakin jauhnya hubungan politik antara Jokowi dan Prabowo, sekaligus mempererat kedekatan antara Megawati dan Prabowo.

“Kalau ternyata Gibran tidak dilibatkan dalam pengelolaan wilayah strategis seperti kawasan aglomerasi, maka itu pertanda keluarga Jokowi mulai dijauhkan dari pusat kekuasaan politik di Jakarta. Dan bukan tidak mungkin, hubungan antara Mega dan Prabowo akan makin erat,” jelas Ray.

BACA JUGA:

Gibran Singgung Pemecatan PDIP, Guntur Semprot Janji 19 Juta Lapangan Kerja!

Perintahkan di Papua, Diamati Manuver dari Prabowo hingga Ajang Magang Gibran

Diberitakan sebelumnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan kesiapannya apabila diminta untuk berkantor di Papua guna mengawal pembangunan di wilayah Bumi Cenderawasih.

Pernyataan Gibran ini, menanggapi isu bahwa ia akan menetap di Papua sebagai bagian dari tugas khusus yang diemban sebagai Ketua Badan Khusus Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

“Saya sebagai pembantu presiden siap ditugaskan ke mana pun, kapan pun. Ini kan melanjutkan kerja keras dari Pak Wapres Ma’ruf Amin untuk masalah Papua,” kata Gibran di Klaten, Jawa Tengah, Rabu (9/7/2025).

Gibran menjelaskan, bahwa tugas mengawal pembangunan Papua bukanlah hal baru. Menurutnya, hal itu sudah dijalankan sejak masa jabatan Wapres Ma’ruf Amin pada 2021–2022.

“Ya, kami sebagai pembantu presiden siap ditugaskan di mana pun, kapan pun, dan saat ini kita menunggu perintah berikutnya,” ujarnya.

Ia pun menyebut, bahwa dirinya fleksibel bisa berkantor dimana pun.

“Saya bisa berkantor di mana saja. Bisa di Jakarta, di Kebon Sirih, bisa di IKN kalau Desember nanti sudah jadi, bisa di Papua, bisa juga di Klaten,” ucap Gibran, menegaskan kesiapannya secara personal.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City