Geger Honorer Siluman PPPK, Sebanyak 5.541 Tenaga Non-ASN Diverifikasi Ulang!

honorer siluman
Ilustrassi. (dok. Pemkot Tangerang)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Kasus dugaan tenaga honorer ‘siluman’ dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi sorotan publik. Pasalnya, sejumlah peserta yang tidak memenuhi syarat justru dinyatakan lolos seleksi.

Kepala BKD-PSDM Dompu, Arif Munandar menyatakan, pihaknya sudah membatalkan surat keputusan (SK) pengangkatan terhadap tenaga honorer bermasalah tersebut.

“Pembatalan dilakukan berdasarkan hasil berita acara pemeriksaan (BAP) tim investigasi yang menemukan beberapa peserta mengakui tidak memenuhi ketentuan. Kami buatkan surat pengunduran diri, dan SK-nya otomatis dibatalkan,” kata Arif, Kamis (9/10/2025).

Tim Investigasi Dibentuk

Pemerintah Kabupaten Dompu melalui Bupati Bambang Firdaus langsung membentuk tim investigasi khusus. Tim ini melibatkan unsur Inspektorat, BKD-PSDM, serta Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora).

“Tujuannya untuk memastikan seluruh tenaga non-ASN yang dinyatakan lulus benar-benar aktif bekerja dan memiliki rekam jejak pengabdian di instansi masing-masing,” ujar Bambang.

Tim investigasi sudah turun ke sejumlah sekolah dan instansi, termasuk SDN 34 Dompu, SDN 6 Hu’u, SDN 25 Woja, SDN 11 Pajo, dan Bagian Prokopim Setda.

Menelusuri 5.541 Tenaga Non-ASN

Bambang menyebutkan, dari 5.573 tenaga non-ASN yang dinyatakan lulus seleksi PPPK paruh waktu, sebanyak 5.541 nama diajukan untuk penerbitan Nomor Induk PPPK (NIPPPK).

Namun, verifikasi lapangan menemukan adanya indikasi tenaga honorer fiktif. Karena itu, pemerintah daerah menegaskan akan menyisir ulang seluruh berkas peserta untuk memastikan validitas data.

“Bagi siapa pun yang merasa tidak pernah bekerja, baik secara fisik maupun administrasi, sebaiknya mengundurkan diri secara sukarela. Jika tim menemukan bukti keberadaan tenaga siluman, maka SK pengangkatan dan NIPPPK-nya akan kami anulir,” tegas Bambang.

Baca Juga:

99 Persen Busana Muslim di RI Berasal dari Cina, Menkeu Purbaya Geram!

Ancaman Bom di Sekolah Internasional Jakarta Utara Gegerkan Warga, Polisi Fokus Cari Benda Mencurigakan

Kekhawatiran Kasus Lama Terulang Kembali

Ketua DPRD Dompu, Muttakun, mendukung langkah investigasi pemerintah daerah. Ia menilai kasus ini mengingatkan publik pada rekrutmen CPNS K2 tahun 2016 yang sempat bermasalah.

“Langkah ini tepat untuk memastikan kasus serupa tidak terulang. Kami ingin proses rekrutmen PPPK benar-benar bersih,” kata Muttakun.

DPRD Dompu mengaku sudah menerima 12 pengaduan masyarakat terkait dugaan manipulasi dokumen dalam seleksi PPPK paruh waktu. Karena itu, pihaknya mendesak agar investigasi dilakukan transparan dan menindak tegas oknum yang terlibat.

Bambang Firdaus juga menyoroti lemahnya sistem pendataan tenaga non-ASN. Menurutnya, minimnya laporan serta kurangnya ketelitian pejabat pemberi rekomendasi menjadi pintu masuk munculnya honorer fiktif.

“Evaluasi ini penting untuk memperbaiki sistem pendataan tenaga non-ASN yang selama ini belum tertib,” jelasnya.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik