JAKARTA,TEROPONGMEDIA.ID — Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI, Syafrin Liputo mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menambah 205 unit bus listrik untuk armada Transjakarta pada tahun 2025.
Diketahui, penambahan ini akan menggantikan kendaraan yang sudah melewati masa pakai, sesuai dengan arahan Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta.
Syafrin menjelaskan fokus utama penambahan bus listrik ini adalah untuk memperbaharui armada yang sudah tua, bukan untuk menambah jumlah bus besar.
“Bus listrik yang akan ditambah ini hanya menggantikan armada yang telah habis masa pakainya, jadi belum ada penambahan untuk bus besar,” kata Syafrin dalam keterangan, Rabu (19/3/2025).
Syafrin menjelaskan, selain penambahan bus listrik, Pemprov DKI akan menambah armada bus ukuran sedang sebanyak 100 unit pada tahun 2025 ini.
Dia menjelaskan langkah ini bisa diharapkan memperkuat layanan pengumpan (feeder) Transjakarta.
“Saat ini, bus pengumpan Transjakarta hanya berjumlah sekitar 130 unit dari total kebutuhan 1.518 unit. Dengan penambahan bus ukuran sedang, kami harap cakuoan layanan feeder bisa meningkat,” jelasnya.
Dia menambahkan, cakupan layanan feeder Transjakarta saat ini baru mencapai 86 persen.
BACA JUGA:
Dishub Tak Bisa Intervensi Terkait Kenaikan Harga Tiket Bus Jelang Puncak Mudik Lebaran
Jelang Lebaran, Pemkab Ciamis Fokus Trantibum Hingga Siaga Bencana
Menurut dia, salah satu keluhan yang sering muncul dari masyarakat ialah minimnya ketersediaan bus pengumpan yang bisa menjangkau berbagai wilayah.
Selain itu, ia menyampaikan masalah tersebut sebagian besar disebabkan oleh minimnya armada bus ukuran sedang akibat kendala teknis pada operator angkutan umum.
“Dengan penambahan 100 unit bus sedang diharapkan cakupan layanan dapat meningkat menjadi 90 persen,” bebernya.
“Selain bus sedang, kami juga akan menambah sekitar 300 unit mikrotrans atau JakLingko untuk memperluas jangkauan layanan,” ucapnya.
(Agus Irawan/Usk)