Gagasan Rumah Subsidi Dipangkas Ukuran Dibatalkan, Maruarar: Negara Harus Mau Mendengar!

Gagasan Rumah Subsidi Dipangkas Ukuran Dibatalkan, Maruarar: Negara Harus Mau Mendengar!
Menteri PKP, Maruarar Sirait (Kyy/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, secara tegas mencabut wacana pengurangan ukuran rumah subsidi di wilayah perkotaan. Keputusan ini disampaikan langsung saat kunjungan kerjanya di Jalan Sekeloa, Kota Bandung, Jumat (11/7/2025) malam, menyusul banyaknya penolakan dari masyarakat dan anggota DPR.

“Ini baru draft ide, belum ada pembangunan. Tapi karena mayoritas responnya negatif, saya cabut. Saya minta maaf kalau ada yang merasa terganggu. Beginilah cara saya bekerja transparan dan terbuka sejak awal,” kata Maruarar Sirait. 

Wacana sebelumnya mengusulkan pengurangan luas rumah subsidi dari 60 meter persegi menjadi lebih kecil sebagai solusi atas keterbatasan lahan di kawasan perkotaan. Namun, Maruarar menilai kebijakan apapun tidak boleh dipaksakan jika belum mendapat dukungan publik.

“Saya tidak akan memaksakan ide. Kalau ditolak masyarakat, saya tarik. Pemerintah harus bisa dikoreksi,” tegasnya.

Baca Juga:

Wamen PKP: Rumah Subsidi 18 Meter Bukan Program 3 Juta Rumah Prabowo

Pemerintah Usahakan Cicilan Rumah Subsidi 18 Meter Persegi Rp 600 Ribu per Bulan

Maruarar juga menjelaskan ide tersebut belum dalam tahap pembangunan, dan justru dilontarkan lebih awal agar publik bisa terlibat sejak awal.

“Saya percaya rakyat bukan objek, tapi subjek. Kalau tidak diterima, ya tidak dilanjut. Itulah bentuk sportivitas pejabat publik,” ujarnya.

Meskipun wacana rumah subsidi berukuran kecil dibatalkan, Maruarar menegaskan pemerintah tetap fokus pada penyediaan hunian vertikal seperti rumah susun di wilayah perkotaan. Salah satunya sudah dimulai di kawasan Kemayoran, Jakarta.

“Rumah susun adalah solusi realistis di kota besar. Tahun ini mudah-mudahan bisa diperluas,” katanya.

Menurutnya, tradisi politik partisipatif harus ditanamkan dalam setiap kebijakan, terutama yang menyentuh kebutuhan dasar rakyat seperti tempat tinggal.

“Apakah niat saya baik? Pasti. Tapi niat baik tidak cukup kalau rakyat menolak. Negara harus mau mendengar dan berubah,” ujarnya.

Maruarar pun memastikan pemerintah tidak akan memaksakan kebijakan yang tidak sejalan dengan aspirasi rakyat.

“Saya pastikan, tidak akan ada ide yang dipaksakan. Negara ini harus mendengarkan. Itulah prinsip saya dalam menjabat,” pungkasnya. (Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Kiper Timnas Emil Audero
Clean Sheet! Emil Audero Jadi Tembok Rayo Vallecano
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Emil Audero Mulyadi ikut menjadi bagian penting dari kebangkitan Rayo...
IMG-20261031-WA0000
Maknai Sumpah Pemuda, YBM dan Srikandi PLN Majalaya Hadirkan Harapan bagi Warga Ciparay
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Nilai persatuan dan gotong royong yang diwariskan para pemuda Indonesia...
IMG-20261030-WA0008
Semangat Gotong Royong, PLN Majalaya Dukung Kesiapsiagaan Bencana dan Edukasi Keselamatan Listrik di Ciwidey
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Membangun masyarakat tangguh bencana membutuhkan kepedulian dan keterlibatan...
Erick Thohir
Pemerintah Kucurkan Bonus Rp158,3 Miliar untuk Atlet Asian Games 2026
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah mengucurkan bonus senilai Rp158,3 miliar bagi atlet dan pelatih...
IMG-20261027-WA0003
Peringati Sumpah Pemuda dan HLN 2026, YBM PLN UP3 Majalaya Hadirkan Kepedulian melalui Bantuan Sosial
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sebuah gerobak jualan bukan sekadar sarana untuk berdagang. Bagi pelaku...
Berita Lainnya

1

Brace Cristiano Ronaldo
Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Cristiano Ronaldo kembali membuktikan kehebatannya di atas lapangan...

2

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

3

Hukum membunuh kucing
Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah video yang memperlihatkan aksi keji pembunuhan kucing di Kota...

4

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

5

Threads pesaing X
Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Threads, aplikasi pesaing X (Twitter) yang dikembangkan oleh Meta,...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-23 at 19.38
Cita Rasa Halloween: Swiss-Belresort Dago Heritage Hadirkan Menu Spesial Haunted Feast
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dalam menyambut musim Halloween tahun ini, Swiss-Belresort Dago Heritage...
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...