BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pengguna ponsel Samsung ternyata masih memiliki sejumlah pengaturan tersembunyi yang dapat meningkatkan kenyamanan penggunaan sehari-hari.
Dalam sebuah video di kanal YouTube Santertainment Indonesia, kreator konten teknologi Ihsan membagikan berbagai fitur bawaan dan modul tambahan yang diklaim mampu membuat animasi lebih responsif, tampilan lebih rapi, serta navigasi lebih efisien — tanpa perlu aplikasi pihak ketiga.
Salah satu fitur yang disorot adalah pengaturan animasi melalui aplikasi Good Lock. Modul Home Up memungkinkan pengguna menyesuaikan kecepatan transisi saat membuka dan menutup aplikasi.
“Untuk kecepatan maksimal 99, aplikasinya akan terbuka super instan tanpa ada delay sama sekali,” ujar Ihsan di kanal YouTube Santertainment Indonesia, dikutip pada Selasa (20/1/2026).
Baca Juga:
Samsung Pamer Layar Lipat Nyaris Tanpa Garis di CES 2026, Generasi Baru Foldable?
Beli Samsung S25 Ultra di Tengah Isu S26, Keputusan Berani atau Justru Paling Masuk Akal?
Namun, ia juga menekankan bahwa kecepatan animasi dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing pengguna, mulai dari super lambat hingga sangat cepat, tanpa memengaruhi fungsi inti sistem.
Selain animasi, fitur auto rotate lock screen juga menjadi sorotan. Dengan fitur ini, layar kunci dapat ikut berputar mengikuti orientasi perangkat. Fitur ini dinilai praktis bagi pengguna yang sering menonton video atau meletakkan ponsel dalam posisi landscape.
“Dengan fitur auto rotate lock screen ini, layar handphone akan otomatis menyesuaikan posisi handphone, tidak hanya di home screen, tapi juga di layar kunci,” jelas Ihsan.
Pengaturan lain yang dibahas adalah kustomisasi quick panel melalui modul QuickStar. Pengguna dapat menambah atau mengurangi jumlah ikon pintasan agar akses ke fitur penting menjadi lebih cepat dan tidak perlu banyak menggulir layar.
Ia juga menyoroti fitur snooze notification, yang memungkinkan notifikasi ditunda sementara agar tidak mengganggu aktivitas, serta pengaturan tingkat kecerahan senter, yang bisa disesuaikan sesuai kebutuhan untuk menghemat baterai.
Fitur tambahan lainnya mencakup kemampuan menyembunyikan status bar dan navigation bar secara otomatis saat mengambil tangkapan layar, sehingga hasil screenshot terlihat lebih bersih dan rapi.
“Dengan fitur ini, hasil screenshot bisa jadi lebih clean tanpa perlu edit tambahan,” katanya.
Meski demikian, tidak semua fitur tersedia di seluruh perangkat. Beberapa pengaturan hanya muncul pada versi One UI tertentu, serta membutuhkan aplikasi Good Lock yang ketersediaannya bergantung pada wilayah dan tipe perangkat.
Sejumlah pengaturan juga memerlukan modul tambahan yang harus diunduh terpisah dari Galaxy Store. Pengguna disarankan memeriksa kompatibilitas perangkat sebelum mencoba seluruh fitur tersebut.
Secara keseluruhan, fitur-fitur ini tidak mengubah spesifikasi hardware, tetapi berfokus pada optimalisasi antarmuka dan pengalaman pengguna. Dampaknya bisa terasa signifikan dalam penggunaan harian, terutama bagi pengguna yang mengutamakan kecepatan akses dan tampilan yang lebih rapi.
Namun, klaim soal peningkatan performa bersifat subjektif dan bergantung pada preferensi serta konfigurasi masing-masing pengguna.
(Magang UIN Sunan Gunung Djati/Fathir Fahrezi Fardiansyah)











