BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Infinix resmi menghadirkan Note 8 Edge ke pasar Indonesia sebagai smartphone kelas menengah yang menonjolkan kombinasi baterai besar dan desain ramping. Perangkat ini membawa baterai berkapasitas 6.500 mAh dalam bodi setipis 7,2 mm, menjadikannya salah satu ponsel dengan baterai jumbo paling ramping di kelas harga Rp3 jutaan, berdasarkan klaim pabrikan.
Secara desain, Note 8 Edge tampil dengan pendekatan minimalis modern yang mengadopsi gaya antarmuka bergaya iOS. Mulai dari lock screen, animasi sistem, hingga control center, keseluruhan tampilannya dibuat lebih bersih dan transparan, meski tetap dibalut dalam sistem operasi XOS 16 khas Infinix.
Desain Tipis, Baterai Besar
Salah satu sorotan utama Note 8 Edge terletak pada kemampuannya mengemas baterai 6.500 mAh dalam bobot sekitar 185 gram dan ketebalan hanya 7,2 mm. Infinix menyebut pendekatan ini sebagai upaya menyatukan daya tahan baterai dengan kenyamanan genggaman.
Bagian belakang menggunakan material polikarbonat dengan sentuhan glossy dan gradasi warna yang mencolok. Perangkat tersedia dalam beberapa varian warna, termasuk biru, hitam, hijau, dan abu-abu metalik.
Layar AMOLED 1.5K dan Proteksi Gorilla Glass
Infinix Note 8 Edge dibekali layar AMOLED curved berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1.5K, refresh rate 120 Hz, serta tingkat kecerahan hingga 1.600 nits dalam mode tertentu. Layar ini dilindungi Corning Gorilla Glass 7i dan mendukung PWM dimming 2.160 Hz, yang diklaim lebih ramah di mata dalam penggunaan jangka panjang.
Pemindai sidik jari sudah terintegrasi di bawah layar (in-display fingerprint).
Baca Juga:
Infinix GT 50 Pro Muncul di Geekbench, Sinyal Smartphone Gaming Baru Segera Rilis
Spesifikasi Awal Infinix Note 60 Pro Terungkap, Usung Snapdragon 7s Gen 4 dan Android 16
Chipset Baru dan Performa Harian
Dari sisi dapur pacu, Infinix menyematkan MediaTek Dimensity 7100 yang disebut sebagai salah satu perangkat awal yang menggunakan chipset tersebut. Berdasarkan pengujian benchmark internal, skor AnTuTu berada di kisaran 680 ribu hingga 800 ribu poin, setara dengan kelas Snapdragon 7s Gen 2.
Untuk penggunaan harian seperti media sosial, multitasking, hingga gim populer seperti Mobile Legends, perangkat ini mampu berjalan stabil di kisaran 90 fps. Namun untuk gim berat, performanya lebih diarahkan ke stabilitas ketimbang mengejar grafis maksimal, dengan suhu bodi relatif terjaga di kisaran 40–41 derajat Celsius saat diuji.
Kamera 50 MP dan Video Stabil
Infinix Note 8 Edge mengusung kamera utama 50 MP dengan satu sensor utama sebagai andalan. Dalam kondisi minim cahaya, hasil foto dinilai cukup bersih dengan warna yang tetap terjaga, sementara pada kondisi terang, dynamic range masih menjadi catatan.
Untuk perekaman video, kamera depan mendukung resolusi hingga 2K, namun stabilisasi optimal baru aktif di 1080p dengan konsekuensi crop pada frame.
Fitur Tambahan: Tombol Khusus dan Speaker JBL
Perangkat ini juga dibekali tombol khusus (One-Tap Button) di sisi bodi yang dapat dikustomisasi untuk berbagai shortcut, menyerupai konsep action button. Selain itu, Note 8 Edge sudah mendukung NFC, IR Blaster, serta speaker stereo berlogo JBL.
Dukungan Software dan Update Panjang
Infinix mengklaim Note 8 Edge akan mendapatkan pembaruan sistem operasi hingga tiga tahun ke depan serta pembaruan keamanan hingga lima tahun, menjadikannya salah satu model dengan komitmen update terpanjang di lini Infinix saat ini.
YouTuber teknologi GadgetIn dalam ulasannya di YouTube menyoroti pendekatan desain dan keberanian Infinix dalam memadukan baterai besar dengan bodi tipis.
“Ini salah satu HP dengan baterai besar tapi terasa ringan dan ramping. Feel-nya beda dari kebanyakan ponsel 6.000 mAh ke atas,” ujar GadgetIn dalam video ulasannya.
Namun ia juga mencatat bahwa performa chipset lebih diarahkan ke efisiensi dan stabilitas, bukan mengejar status sebagai ponsel gaming berat.
Harga dan Alternatif
Infinix Note 8 Edge dipasarkan di kisaran harga Rp3,5 juta, dengan catatan harga dapat berubah tergantung wilayah dan periode penjualan. Pada rentang harga serupa, konsumen juga dapat mempertimbangkan model lain seperti Infinix Note 50s yang menawarkan chipset lebih kencang dan kamera dengan OIS, meski dengan baterai lebih kecil dan resolusi layar lebih rendah.
Infinix Note 8 Edge hadir sebagai smartphone dengan karakter unik: baterai besar, bodi tipis, layar tajam, serta desain antarmuka modern bergaya iOS. Meski belum bisa disebut sebagai pilihan otomatis terbaik di kelasnya, perangkat ini menawarkan diferensiasi kuat bagi pengguna yang mengutamakan desain ramping dan daya tahan baterai dalam satu paket.
(Magang UIN Sunan Gunung Djati/Fathir Fahrezi Fardiansyah)











