Fakta Baru Kasus Pencabulan Guru Ngaji Kebumen, Korban Jadi 13 Anak

penculikan Bilqis. pencabulan guru ngaji kebumen
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang menyeret seorang guru ngaji di Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, terus berkembang dan memicu keprihatinan publik.

Data terbaru dari kepolisian menunjukkan jumlah korban kini meningkat menjadi 13 anak. Angka ini bertambah signifikan dibandingkan temuan awal yang hanya mencatat enam korban.

Kapolres Kebumen, I Putu Bagus Krisna Purnama, memastikan bahwa penyidikan masih berjalan dan tidak menutup kemungkinan adanya tambahan korban lain.

“Korban saat ini tercatat 13 orang dan penyidikan terus berlanjut,” ujarnya.

Korban Bertambah Seiring Pendalaman Kasus

Kasus ini pertama kali terungkap melalui penyelidikan Polres Kebumen. Namun, seiring pendalaman dan munculnya laporan baru dari masyarakat, jumlah korban terus bertambah.

Penyidik kini membuka ruang bagi kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk berani memberikan informasi demi mempercepat proses pengungkapan kasus.

Pendampingan Psikologis Jadi Prioritas

Selain proses hukum, aparat juga fokus pada pemulihan kondisi mental para korban. Pendampingan dilakukan bersama UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Kebumen serta tim psikolog profesional.

Program trauma healing telah digelar di lingkungan desa setempat dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk aparat desa dan keluarga korban pada Selasa (31/3/2026).

Pendampingan ini bertujuan membantu anak-anak korban kembali pulih secara psikologis dan mampu menjalani aktivitas normal.

Perlindungan Korban Dijaga Ketat

Pihak kepolisian memastikan identitas korban dan keluarga tetap dirahasiakan. Langkah ini diambil untuk melindungi privasi sekaligus mencegah dampak sosial lanjutan.

Kasus ini juga menjadi peringatan keras tentang pentingnya pengawasan terhadap lingkungan pendidikan informal, termasuk kegiatan keagamaan di masyarakat.

Baca Juga:

Dana Korban Bencana Gunung Ruang Dikorupsi! Eks Bupati hingga Kontraktor Jadi Tersangka

Jakarta Darurat Sampah! Menggunung Hingga 55 Juta Ton

Polres Kebumen menegaskan akan menangani perkara ini secara profesional sesuai hukum yang berlaku. Proses penyidikan terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh fakta dan pihak yang terlibat.

Penegakan hukum yang tegas diharapkan tidak hanya memberikan keadilan bagi korban, tetapi juga menjadi efek jera agar kasus serupa tidak terulang.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian