Eks Marinir Gabung Militer Rusia, DPR: Pemerintah Tak Wajib Lindungi

eks marinir TNI minta dipulangkan-1
(kolase)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak berkewajiban memberikan perlindungan hukum maupun diplomatik kepada mantan prajurit Marinir TNI AL, Satria Arta Kumbara.

Apalagi jika status kewarganegaraannya telah resmi dicabut. Pernyataan ini menanggapi video viral Satria yang menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto, Wapres Gibran Rakabuming Raka, dan Menlu Sugiono.

Dalam video tersebut, Satria mengungkapkan keinginan untuk pulang ke Indonesia setelah bergabung sebagai tentara bayaran dalam konflik Rusia–Ukraina.

“Jika Satria telah kehilangan status WNI-nya berdasarkan keputusan Kemenkumham, maka tidak ada lagi kewajiban negara untuk memberikan perlindungan,” ujar TB Hasanuddin kepada media, Selasa (22/7/2025).

Tanpa Izin Presiden

Satria mengaku menyesal telah menandatangani kontrak militer dengan Kementerian Pertahanan Rusia, tanpa memahami dampaknya terhadap status kewarganegaraan Indonesia.

Hal ini menjadi krusial karena Undang-Undang menyatakan bahwa masuk dalam dinas militer negara asing tanpa izin Presiden adalah dasar hukum hilangnya kewarganegaraan.

Merujuk Pasal 23 huruf d UU Nomor 12 Tahun 2006 dan Pasal 31 ayat (1) PP Nomor 21 Tahun 2022, status WNI dapat gugur secara otomatis dalam kondisi seperti ini.

“Mekanismenya dimulai dari pelaporan oleh instansi terkait kepada Kemenkumham, sebagaimana diatur dalam Pasal 32,” terang TB Hasanuddin, purnawirawan jenderal TNI bintang dua.

Baca Juga:

Menyesal Join Tentara Rusia Satria Eks Marinir Merengek Ingin Pulang

Viral Marinir Jadi Tentara Bayaran Rusia, TNI AL Klarifikasi

Perlu Verifikasi Status

Meski Satria menyatakan keinginan untuk kembali menjadi WNI, proses tersebut tidak serta merta dapat dilakukan.

TB Hasanuddin menekankan perlunya verifikasi administratif yang cermat, agar tidak menimbulkan polemik atau simpang siur di tengah publik.

Satria Arta Kumbara sebelumnya diketahui pernah tergabung dalam Korps Marinir TNI AL sebelum akhirnya dikabarkan bergabung dengan pasukan bersenjata Rusia.

Dalam video TikTok yang viral, ia menyampaikan permohonan maaf dan mengaku tidak sadar bahwa keputusannya dapat menggugurkan kewarganegaraannya.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City