Dukung Gentengisasi Prabowo, BRIN Kembangkan Genteng Sorgum

-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Program ‘gentengisasi’ yang dicetuskan Presiden Prabowo Subianto disambut positif oleh BRIN melalui Genteng yang dibuat dari limbah pertanian.

BRIN mengembangkan genteng komposit yang dibuat dari bagas sorugum, sisa batang sorgum yang telah diperas, lalu direkatkan pakai molase atau tetes tebu. Hasilnya, genteng ringan berbasis bahan alam yang ramah lingkungan dan cocok untuk berbagai model atap.

Masalah dan Ide Inovasi

Genteng konvensional seperti tanah liat atau beton cenderung berat dan mudah pecah, terutama saat gempa.

BRIN melihat peluang dari limbah pertanian sorgum dan menggantinya dengan material komposit yang lebih ringan dan aman, tanpa perekat kimia berbahaya.

Inovasi ini memanfaatkan bahan lokal sekaligus membuka peluang material bangunan yang lebih berkelanjutan.

Bahan Utama dari Sumber Lokal

  • Bagas sorgum dari batang tanaman sorgum
  • Molase dari limbah industri gula

Manfaatnya:

  • Bobot tingan
  • Kuat secara struktural
  • Lebih ramah lingkungan
  • Mengurangi limbah pertanian dan industri

Bedanya dengan Genteng Lain:

  • Tidak pakai semen atau perekat sintetis
  • Emisi lebih rendah
  • Lebih aman untuk kesehatan
  • Cocok untuk iklim tropis

Keunggulannya ada di kombinasi ringan, kuat dan berbasis biomaterial.

Baca Juga:

Dukung Program Prabowo, KDM Jadikan Gentengisasi Syarat IMB di Jawa Barat

Proses dan Inovasi BRIN

Prosesnya dimulai dari pencacahan bagas sorgum, pengeringan, pencampuran dengan molase, lalu dicetak dan dikempa panas hingga jadi genteng.

Inovasi ini merupakan hasil riset BRIN dan telah didaftarakan sebagai paten dengan nomor P00202203714

Langkah kecil dari riset, tapi bisa berdampak besar untuk masa depan hunian yang lebih aman dan hijau. Riset lokal, solusi berkelanjutan untuk material bangunan masa depan.

“Inovasi ini berpeluang dikomersialisasikan sebagai genteng alternatif yang ramah ingkungan dan sesuai dengan karakter bangunan di iklim tropis Indonesia. Harapannya, potensi ini dapat terwujud melalui kolaborasi dan sinergi dengan industri mitra, mulai dari produksi hingga studi kelayakan teknis, ekonomi, dan analisis pasar,” ujar Suka Surya Kusumah, Periset Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk BRIN.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City