Duel Timnas Indonesia Vs Brunei Darussalam Berencana Dipindah dari Palembang

-

Tidak ada video disisipkan.

PALEMBANG,TM.ID: Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring ditetapkan oleh FIFA menjadi lokasi duel Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Hana saja info terbaru dari PSSI berencana akan memindahkan venue itu. Penyebabnya karena kondisi kabut asap yang kian memburuk menyelimuti Palembang, Sumatera Selatan.

Palembang dipilih menjadi venue untuk menggelar pertandingan Indonesia vs Brunei Darussalam. PSSI menginginkan laga tim Garud Indonesia bisa dinikmati oleh semua masyarakat Indonesia.

BACA JUGA: Tajir! Timnas Indonesia Didukung 7 Perusahaan Raksasa, Freeport Sponsor Utama

Namun sayang, akibat situasi dan kondisi yang terjadi di Palembang, tempat pertandingan diliputi kabut asap.

Timnas Indonesia dikabarkan akan berkumpul lebih dulu tanggal 9 Oktober 2023 mendatang. Sementara pertandingan melawan Brunei bakala digelar di tanggal 12 Oktober nanti.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengatakan tidak menutup kemungkinan, kalau pertandingan Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam bakal dipindah.

“Kemarin memang kenapa kita lakukan di Palembang, karena memang Palembang sebelumnya sudah punya ketetapan untuk kejuaraan lain yang kemarin terkoreksi, saya enggak bisa bilang kejuaraan apa,” ungkap Erick Thohir, Senin (2/10/2023).

Asap kebakaran berasal dari kebakaran lahan dan hutan yang ada di Kawasan Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan.

Sehingga akibatnya asap dari wilayah itu terbawa angin ke Kota Palembang.

BACA JUGA: Aduh Bikin Tercengang! Pria jadi Korban Begal Payudara

”Inilah kita memberi kesempatan apalagi sudah direnovasi di sana, timnas main di sana. Tapi kalau nanti konteksnya situasi di sana tidak bisa, ya pasti akan kita pindahkan,” jelasnya.

Berdasarkan standar kualitas udara Palembang, Sabtu (30/9) lalu, diketahui ISPU sudah memperlihatkan angka PM25 yang mencapai 311.

Angka itu berdasarkan dari website pengukuran kualitas udara Kementerian lLingkungan Hidup (KLHK). Dinyatakan kalau kualitas udara dalam standar sangat berbahaya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City