Dualisme BEM UI Mencuat Usai Audiensi Mahasiswa dengan DPR

dualisme BEM UI
Agus Setiawan. (YouTube/DPR RI)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Polemik internal Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) mencuat ke permukaan saat audiensi mahasiswa dengan pimpinan DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu (3/9/2025).

Kehadiran perwakilan BEM UI dalam forum tersebut justru membuka perdebatan terkait dualisme kepengurusan di tubuh organisasi mahasiswa tersebut.

Saat ini, BEM UI dikabarkan terbagi menjadi dua kubu. Pertama, kelompok yang dipimpin Zayyid Sulthan dan kerap disebut sebagai BEM Kuning. Kedua, kepengurusan di bawah Agus Setiawan yang dikenal sebagai BEM Ungu.

Dalam audiensi dengan DPR, Agus hadir sebagai perwakilan dan mengklaim bahwa organisasinya sah berdasarkan surat keputusan (SK) rektor.

“Kalau saya sebenarnya BEM UI yang sah berdasarkan SK rektor,” ujar Agus usai pertemuan, melansir IDN.

Ia mengatakan, bahwa polemik dualisme sebaiknya ditunda dulu agar energi mahasiswa lebih fokus membela kepentingan rakyat. Menurutnya, narasi perseteruan internal hanya memicu konflik horizontal.

Baca Juga:

BEM SI Bertemu DPR, Mahasiswa Sorot Pernyataan Prabowo Soal Dugaan Makar

Direktur Lokataru Ditetapkan jadi Tersangka, Kasus Dugaan Penghasutan Aksi Demo

Dalam forum bersama DPR, Agus menyuarakan sejumlah isu penting mulai dari krisis legislasi, pelemahan daya beli masyarakat, hingga sorotan terhadap tunjangan anggota DPR. Ia juga menyinggung tuduhan bahwa gerakan mahasiswa ditunggangi provokator, pembentukan tim investigasi independen, serta status beberapa mahasiswa yang masih ditahan polisi.

Namun, dikabarkan bahwa kehadiran Agus dalam audiensi bersema DPR tersebut menuai kritik dari internal kampus.

Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Fawwaz Farhan Farabi menyebut, bahwa Agus tidak mewakili keseluruhan BEM UI. Menurutnya, undangan dari DPR bersifat mendadak dan tidak resmi, sehingga pertemuan itu dipandang sebagai upaya DPR untuk memperbaiki citra semata.

“Bagi kami, tidak ada alasan mempercayai DPR saat ini. Sikap kami jelas: tetap bersama rakyat dalam mendorong reformasi sistem,” tegas Fawwaz.

Ia bahkan menuding langkah Agus sarat kepentingan, serta tidak mencerminkan aspirasi mahasiswa UI secara utuh.

“Saya tidak tahu ada kepentingan transaksional apa di balik ini. Aspirasimu juga tidak jelas mau ngomong apa. BEM seluruh UI mengecam kehadiranmu. Jilat terus rezim ini,” imbuhnya.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
1457387472
Prediksi Skor Korea Selatan vs El Salvador: Taeguk Warriors Incar Kemenangan Sebelum Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar