BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Dua warga Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengalami luka setelah berupaya mengamankan seekor macan tutul yang masuk ke wilayah permukiman.
Kepala Desa Maruyung, Apen Supendi, menyampaikan bahwa keberadaan satwa liar tersebut pertama kali diketahui warga pada Kamis (5/2) pagi. Penampakan macan tutul itu langsung menimbulkan kepanikan karena berada di area yang berdekatan dengan rumah penduduk.
“Laporan dari warga menyebutkan ada macan tutul masuk ke perkampungan. Dari pengamatan awal, ukurannya cukup besar, kurang lebih sebesar kambing dewasa,” ujar Apen di Bandung, Kamis.
Dalam kejadian tersebut, dua warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi mengalami luka akibat cakaran dan gigitan macan tutul. Keduanya segera dievakuasi ke puskesmas terdekat untuk memperoleh penanganan medis.
“Korban sudah mendapatkan perawatan dan kondisinya kini stabil,” katanya.
Baca Juga:
Macan Tutul yang Kabur Mengarah ke Gunung Tangkuban Parahu, Waspada!
Pemerintah Desa Maruyung bersama aparat setempat langsung menjalin koordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat guna menangani kejadian tersebut.
Apen juga mengingatkan warga agar tetap waspada serta mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama di area terakhir satwa liar itu terlihat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi dan tetap tenang agar tidak memicu perilaku agresif dari satwa tersebut,” ujarnya.
Hingga Kamis siang, petugas gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar permukiman untuk mengamankan macan tutul itu, sekaligus memastikan keselamatan warga dan kelestarian satwa liar yang dilindungi.











