BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Kebonlega, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, mengikuti kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang digelar dosen Ilmu Komunikasi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI).
Dalam kegiatan tersebut, dosen UNIBI Zulfanida Nurul Sadiyyah, M.I.Kom., dan M. Irfan Maulana, M.I.Kom., hadir sebagai pemateri dengan membawakan materi mengenai branding dan brand identity bagi UMKM.
Kegiatan yang dihadiri Moch. Irfan Ishak, S.Ag., Lurah Kebonlega, beserta puluhan pelaku UMKM itu bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam membangun merek yang kuat dan mudah dikenali konsumen.
Dalam pemaparannya, M. Irfan Maulana menegaskan bahwa pelaku UMKM tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk, tetapi juga harus mampu membangun identitas merek yang jelas.
“Produk yang baik belum tentu dipilih konsumen jika tidak memiliki identitas merek yang kuat. Karena itu, UMKM perlu membangun branding agar produk lebih mudah dikenali, diingat, dan dipercaya oleh konsumen,” ujarnya.
Ia menjelaskan, branding bukan hanya logo atau kemasan, melainkan keseluruhan persepsi yang terbentuk di benak konsumen terhadap sebuah usaha.
“Brand adalah janji dan pengalaman yang dirasakan konsumen. Ketika konsumen mengingat sebuah produk karena kualitas, pelayanan, atau pesan yang disampaikan, di situlah branding bekerja,” katanya.
Sementara itu, Zulfanida Nurul Sadiyyah menyoroti pentingnya konsistensi identitas merek dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat.
“Brand identity harus dibuat konsisten, mulai dari nama usaha, logo, warna, hingga tagline. Konsistensi inilah yang akan membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan,” tuturnya.
Menurutnya, di era digital saat ini, identitas merek yang kuat menjadi modal penting bagi UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan praktik penyusunan elemen identitas merek. Para peserta juga berbagi pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi dalam memasarkan produk dan membangun citra usaha.
Melalui kegiatan PkM ini, diharapkan para pelaku UMKM di Kelurahan Kebonlega mampu menerapkan strategi branding secara efektif sehingga dapat meningkatkan nilai tambah produk serta memperkuat keberlanjutan usaha di tengah dinamika pasar.











