DLH Kota Mataram Produksi Maggot Kering Sebagai Pakan Ternak

maggot dlh
(web)
-

Tidak ada video disisipkan.

MATARAM,TM.ID : Direktur Pengelola Mataram Maggot Center (MMC) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram Kamaruddin mengatan, pihaknya kini mulai memproduksi maggot kering sebagai pakan ternak baik untuk ikan maupun unggas di Mataram Maggot Center (MMC) Kebon Talo, Ampenan.

“Hanya saja, produksi maggot kering untuk saat ini masih terbatas atau sesuai permintaan,” kata Kamaruddin di Mataram, Senin (13/3/2023).

Maggot atau belatung yang dihasilkan dari telur lalat hitam (BSF) saat ini dikembangkan di MMC dengan 60 biopond ukuran 2×1 meter, maggot sangat aktif memakan sampah organik. Bahkan dalam sehari sampah organik sisa makanan, buah, dan sayur dari rumah tanggal sehari terurai hingga tiga ton.

Kamaruddin mengatakan, untuk saat ini pengolahan maggot kering dalam seminggu sekitar 10 kilogram. Permintaan maggot kering biasanya dari para penghobi ikan koi, dan ayam jago.

Harga maggot kering ini dijual Rp70.000-Rp80.000 per kilogram, sementara maggot basah harganya sekitar Rp6.000-Rp7.000 per kilogram.

“Kalau permintaan banyak, kita lebih baik membuat maggot kering karena harganya lebih tinggi. Akan tetapi permintaan maggot basah saat ini masih tinggi terutama dari peternak ikan dan unggas,” katanya.

BACA JUGA: Untung Besar, Kenali Cara Budidaya Maggot Ini!

Menurut dia, untuk menghasilkan satu kilogram maggot kering dibutuhkan tiga kilogram maggot basah. Selain maggot kering, MMC saat ini juga sedang uji coba pengolahan tepung maggot untuk menjadi pelet atau pakan ikan air tawar.

“Untuk tepung maggot, tahapan-nya masih uji coba. Jadi kita belum bisa menjualnya,” katanya.

Lebih jauh Kamaruddin mengatakan, dalam sehari budi daya maggot di MMC membutuhkan 3 ton sampah sisa makanan dari rumah tangga untuk diolah menjadi pakan maggot.

Sampah rumah tangga, restoran, dan katering berupa sisa makanan, buah, dan sayur tersebut setiap harinya diolah menjadi pakan maggot di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sandubaya, dan hasil pengolahan dikirim ke MMC.

Maggot di MMC yang dikembangkan saat ini setiap hari rata-rata menghasilkan di atas 100 kilogram maggot basah. Jumlah itu untuk memenuhi kebutuhan para kelompok pembudidaya ikan air tawar.

Dia menilai, tingginya kebutuhan sampah rumah tangga untuk pakan maggot tersebut mempengaruhi pengurangan sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kebon Talo.

“Untuk angka pasti pengurangannya belum kita hitung, yang jelas 3 ton sampah rumah tangga setiap harinya jadi pakan maggot di MMC, atau tidak di buang ke TPA. Belum lagi, sampah rumah tangga untuk pakan maggot yang ada di kelurahan dan lingkungan,” katanya.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

christian sugiono
Christian Sugiono Bantah Selingkuh dengan Hana Hanifah
JAKARTA,TM.ID: Aktor Christian Sugiono diterpa kabar kurang sedap belakangan ini. Suami dari aktris Titi...

2

KIM Berpotensi Bubar
Pengamat Sebut Jika Prabowo-Jokowi Pecah Kongsi, KIM Berpotensi Bubar
JAKARTA,TEROPONGMEDIA.ID –Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan lengser dari jabatannya pada 20 Oktober...

3

Duel Mike Tyson dan Jake Paul
Jelang Pertarungan dengan Jake Paul, Sikap Mike Tyson Melembek
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Mike Tyson, salah satu petinju paling legendaris dalam sejarah tinju...

4

Dirlantas Polda Jabar Sidak Bus Pariwisata
Dirlantas Polda Jabar Sidak Bus Pariwisata, Satu Bus Tak Miliki Air Wiper
JATINANGOR, TEROPONGMEDIA.ID — Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Barat (Jabar) melakukan...

5

PPN 12 Persen
Daftar 8 Barang dan Jasa yang Tidak Kena PPN 12 Persen
SURABAYA, TEROPONGMEDIA.ID — Artikel ini akan membahas daftar barang dan jasa yang tidak terkena...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...