Diguyur Hujan, 3 Ruang Kelas di SDN 3 Kalipucang Pangandaran Ambruk

SDN di Pangandaran Ambruk
Ilustrasi. (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Tiga ruang kelas di SDN 3 Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dilaporkan ambruk setelah diguyur hujan deras disertai angin kencang pada Selasa malam (29/7/2025).

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini mengganggu proses belajar mengajar.

Akibat kerusakan tersebut, puluhan siswa terpaksa mengikuti kegiatan belajar dalam satu ruang kelas yang digabung.

Kondisi di lokasi menunjukkan puing-puing atap dan dinding runtuh menimpa hampir seluruh peralatan belajar yang ada di dalam kelas.

Menurut keterangan guru SDN 3 Kalipucang, Amelia, peristiwa itu terjadi usai hujan lebat mengguyur wilayah Pangandaran selama beberapa hari terakhir.

Ia menjelaskan, bangunan sekolah yang sudah tua tidak mampu menahan intensitas curah hujan, sehingga menyebabkan struktur bangunan runtuh.

“Saat masuk sekolah terlihat atap kelas sudah ambruk, kemungkinan karena kondisi bangunan sudah lapuk dan diterjang hujan deras serta angin kencang. Semuanya ada tiga kelas yang terdampak, satu parah dan dua lainnya ambruk sebagian,” kata Amelia, dikutip Kamis (31/7/2025).

Ambruknya tiga ruang kelas ini tentu saja berdampak signifikan terhadap proses belajar mengajar. Dengan keterbatasan ruangan, pihak sekolah terpaksa menggabungkan siswa dari dua rombongan belajar ke dalam satu ruangan kelas yang masih layak pakai.

“Sekarang kami menggabungkan siswa dari dua rombel atau rombongan belajar ke dalam satu kelas karena tidak mungkin juga para siswa harus belajar di ruangan kelas yang sudah tidak layak dihuni. Proses belajar mengajar sementara ini masih berjalan di sekolah,” ujarnya.

Baca Juga:

Bangunan Nyaris Ambruk, Puluhan Siswa SDN Gunung Batu Sukabumi Terpaksa Belajar di Luar Kelas

Bangunan Sekolah MTS di Sukabumi Ambruk Diterjang Hujan Deras

Penggabungan proses belajar dalam satu ruang kelas tentu berdampak pada keterbatasan guru dalam menyampaikan materi secara optimal.

Pihak sekolah pun berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk memberikan bantuan dan memperbaiki bangunan yang rusak, demi menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman bagi para siswa.

(Virdiya/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
Berita Lainnya

1

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri