Desa Wisata Pulesari: Harmoni Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata Pulesari
Desa Wisata Pulesari (Foto: Dok.Kemenppar).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Jika Anda mencari destinasi liburan keluarga yang ramah kantong, penuh aktivitas edukatif, dan menawarkan pengalaman budaya khas Jawa, Desa Wisata Pulesari di Sleman, Yogyakarta, bisa menjadi pilihan utama. Berada di kaki Gunung Merapi, desa ini menghadirkan kombinasi wisata alam, sejarah, dan tradisi yang dikemas dalam suasana pedesaan yang hangat.

Setiap tahun, lebih dari 50.000 wisatawan datang ke Pulesari. Angka kunjungan bahkan meningkat sekitar 20 persen pada musim liburan. Yang membuat desa ini istimewa adalah pengelolaannya yang dilakukan langsung oleh masyarakat. Wisatawan pun bisa merasakan keramahan warga yang menjadi identitas desa-desa di Sleman.

Salah satu daya tarik utama Pulesari adalah agrowisata salak pondoh, komoditas unggulan yang menyumbang hampir 30 persen pendapatan lokal. Di sini, pengunjung bisa memetik salak langsung dari kebunnya dan mencicipi berbagai olahan seperti dodol salak, bakpia salak, hingga kolak salak yang menjadi favorit keluarga.

Desa Wisata Pulesari resmi berdiri pada 9 November 2012, berawal dari semangat gotong royong masyarakat pasca-erupsi Merapi tahun 2010. Setelah bencana melanda dan ekonomi desa terguncang, warga sepakat untuk membangun konsep wisata berbasis alam dan budaya.

Dari kreativitas itu lahirlah beragam atraksi wisata, termasuk Tari Salak, tarian khas Pulesari yang terinspirasi dari kesuburan salak pondoh. Hingga kini, tarian ini sering ditampilkan dalam upacara adat dan penyambutan tamu.

Menuju Pulesari tak perlu usaha ekstra. Lokasinya hanya 21 kilometer dari Malioboro, dapat ditempuh dalam 40–45 menit menggunakan motor atau mobil. Rute terbaik adalah melalui Jalan Magelang, lalu belok ke Jalan Turi, dan ikuti petunjuk menuju kawasan “Dewi Pule”. Jalan sudah beraspal mulus sehingga aman untuk semua jenis kendaraan.

Baca Juga:

Desa Wisata Cangkuang, Permata Tenang di Garut yang Tawarkan Wisata Sejarah dan Tradisi Lokal

Aktivitas Wisata yang Wajib Dicoba

1. Trekking Sungai dan Outbound

Wisatawan bisa mencoba pengalaman seru melintasi aliran Sungai Bedog. Ada wahana outbound seperti titian bambu, jembatan goyang, jaring laba-laba, hingga water ladder. Harga paketnya mulai Rp55.000 per orang, cocok untuk rombongan, sekolah, maupun keluarga.

2. Belajar Tradisi Jawa

Pulesari menawarkan pengalaman budaya yang jarang dimiliki desa wisata lain. Pengunjung dapat belajar membatik, memainkan gamelan, atau mencoba Tari Salak. Aktivitas ini semakin diminati sejak 2024, terutama oleh wisatawan keluarga.

3. Menjelajah Goa Bersejarah

Ada delapan goa di wilayah Pulesari yang menyimpan cerita masa pendudukan Jepang, seperti Goa Gedhe, Goa Dampar, dan Goa Ular. Setiap goa punya kisah unik, misalnya, Goa Wayang yang konon mengeluarkan bunyi seperti gamelan pada malam hari.

4. Agrowisata Salak

Ini adalah kegiatan wajib. Selain panen salak, ada beragam olahan yang bisa dicicipi atau dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Murah, enak, dan autentik.

Homestay

Ada sekitar 59 homestay yang dikelola masyarakat dengan harga mulai Rp100.000 per malam. Untuk pilihan paling hemat, ada OYO Homes 90996 yang dibanderol sekitar Rp48.000 per malam. Jika ingin suasana lebih eksklusif, wisatawan bisa memilih penginapan seperti Joglo Plawang International Boutique Villa yang berada tidak jauh dari desa.

Informasi paket wisata dan kegiatan terbaru bisa diakses melalui situs resmi desa:
wonokertosid.slemankab.go.id

Situs ini memuat detail jadwal, harga paket, hingga kontak reservasi untuk wisatawan dan rombongan sekolah.

Tips Liburan Hemat ke Pulesari

  • Datang saat weekday: tiket masuk hanya Rp5.000, parkir motor Rp2.000, mobil Rp5.000.
  • Ajak rombongan: paket wisata lebih murah untuk grup minimal 20 orang.
  • Cek cuaca: trekking sungai paling aman saat musim kemarau.
  • Gunakan alas kaki anti-slip untuk aktivitas outdoor.

Desa Wisata Pulesari menawarkan pengalaman yang lengkap, petualangan alam, edukasi budaya, hingga eksplorasi sejarah dalam satu paket ramah kantong. Suasananya hangat, aktivitasnya variatif, dan pengelolaan berbasis masyarakat membuat setiap kunjungan terasa personal.

Jika Anda mencari liburan penuh makna di Yogyakarta tanpa menguras dompet, Pulesari adalah destinasi yang wajib masuk daftar perjalanan Anda.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City