JAKARTA, TEROPONGEMDIA.ID — Sejumlah pengusaha Muslim dari berbagai negara kembali menegaskan dominasinya dalam daftar orang terkaya dunia versi Forbes tahun 2026.
Tidak hanya masuk daftar, beberapa nama bahkan berhasil menembus jajaran 100 orang terkaya dunia, dengan nilai kekayaan mencapai ratusan triliun rupiah.
Fenomena ini menunjukkan bahwa pengusaha dari negara berkembang hingga emerging market semakin memainkan peran penting dalam lanskap ekonomi global.
1. Aliko Dangote: Raja Industri Afrika Tembus Top 100 Dunia
Nama pertama yang kembali mendominasi adalah Aliko Dangote, pengusaha asal Nigeria yang telah lama menyandang status orang terkaya di Afrika.
Pendiri Dangote Group ini mencatat kekayaan sebesar US$28,5 miliar atau sekitar Rp478,86 triliun, mendekati angka Rp500 triliun.
Dangote memulai bisnisnya dari perdagangan komoditas sederhana, sebelum membangun kerajaan industri yang kini mencakup:
- semen
- gula
- garam
- tepung
- logistik dan energi
Lonjakan kekayaannya dalam setahun terakhir didorong oleh beroperasinya proyek kilang minyak raksasa di Nigeria.
“Ini benar-benar sebuah kelegaan besar,” ujar Dangote kepada Forbes.
Kilang tersebut menjadi tonggak penting bagi industrialisasi Afrika, karena memungkinkan negara produsen minyak seperti Nigeria untuk mengolah sendiri hasil produksinya.
Kini, Dangote menempati peringkat ke-82 orang terkaya dunia.
2. Shahid Khan: Dari Imigran Jadi Bos Industri Global
Shahid Khan menjadi contoh klasik kisah sukses imigran yang membangun bisnis dari nol.
Pengusaha kelahiran Pakistan ini mengembangkan bisnisnya melalui perusahaan otomotif Flex-N-Gate, yang kini memiliki puluhan pabrik di seluruh dunia.
Khan dikenal luas berkat inovasi desain bumper truk yang menjadi fondasi pertumbuhan perusahaannya.
Selain industri otomotif, ekspansi bisnisnya juga merambah sektor olahraga dan hiburan, termasuk kepemilikan tim NFL Jacksonville Jaguars dan klub sepak bola Inggris Fulham.
Ia juga mendirikan perusahaan gulat profesional yang menjadi pesaing industri hiburan global.
Per Maret 2026, kekayaan Shahid Khan tercatat mencapai US$15,3 miliar atau sekitar Rp257,07 triliun.
3. Azim Premji: Raja Teknologi India dan Filantropi
Dari sektor teknologi, nama Azim Premji tetap menjadi salah satu tokoh berpengaruh dalam industri global.
Ia merupakan pemilik Wipro, salah satu perusahaan layanan teknologi terbesar di India dengan pendapatan miliaran dolar.
Premji memulai perjalanan bisnisnya dari perusahaan minyak goreng keluarga sebelum mentransformasinya menjadi raksasa teknologi global.
Langkah strategisnya menjadikan Wipro sebagai pemain penting dalam industri perangkat lunak dan layanan digital.
Per Maret 2026, kekayaan Premji tercatat sebesar US$8,7 miliar atau setara Rp146,18 triliun.
Transformasi Bisnis Jadi Kunci Lonjakan Kekayaan
Kisah tiga miliarder ini menunjukkan pola yang sama yakni transformasi bisnis dan diversifikasi sektor yang menjadi faktor utama dalam membangun kekayaan berskala global.
Mulai dari industri dasar seperti semen dan minyak, hingga teknologi dan hiburan, para pengusaha ini berhasil membaca peluang dan mengeksekusinya dalam skala besar.
Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian, keberhasilan mereka juga mencerminkan pergeseran kekuatan ekonomi ke luar pusat-pusat tradisional Barat.
Baca Juga:
Daftar Negara yang Bisa Melintasi Selat Hormuz, Iran Beri Izin Indonesia?
Daftar Bank yang Tetap Buka Saat Libur Lebaran 2026, Ini Jadwal Layanannya
Masuknya pengusaha Muslim ke jajaran elite global bukan sekadar simbol kekayaan, tetapi juga sinyal perubahan struktur ekonomi dunia.
Dengan ekspansi bisnis lintas sektor dan lintas negara, mereka kini menjadi bagian dari aktor utama yang membentuk arah pertumbuhan ekonomi global ke depan.
Keberlanjutan investasi, industrialisasi, serta inovasi akan menjadi faktor penentu apakah dominasi ini dapat terus bertahan dalam jangka panjang.
(Dist)




