Cerita 1001 Malam: Kisah Abu Nawas Bisa Buat Barang Beranak Pinak

Kisah Abu Nawas
Ilustrasi (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Abu nawas memang diakui banyak orang memiliki otak yang sangat cerdas. Sebuah kisah menceritakan Abu Nawas dengan mampu membuat barang beranak pinak dapat memberikan pelajaran bagi seorang konglomerat pelit dan tamak.

Suatu hari Abu Nawas sedang beristirahat di depan rumahnya sambil melamun. Maklum uang nya sudah habis, sementara ia belum membeli kebutuhan sehari hari. Ia sudah tidak memiliki stok makanan.

Abu Nawas melamun sambil memandang sebuah rumah besar dan mewah tidak jauh dari rumahnya. “Sepertinya enak jadi orang kaya…” ucap Abu Nawas.

Namun Abu Nawas adalah orang selalu bersyukur. Tidak seperti sang konglomerat pemilik rumah besar itu.

Sebagai seorang konglomerat, tentunya dia memiliki harta yang berlimpah. Bisnisnya ada dimana mana, dan banyak warga sekitar kampung Abu Nawas bekerja pada orang itu. Bahkan Abu Nawas pun pernah bekerja pada orang tersebut.

Bukan pekerjaan yang menyenangkan bila berurusan dengan konglomerat itu. Sepengalaman Abu Nawas, para pekerja hanyalah diperas tenaganya. Semua bekerja keras sepanjang hari namun dibayar upah yang tidak seberapa.

Selain pelit si konglomerat juga punya sifat yang tamak. Bila ada yang meminjam uang padanya, dia akan meminta bunga yang sangat besar. Banyak orang yang terjerat dan tak mampu mebayar pinjamannya sampai sampai harus menjual rumah.

“Aku tak akan pernah meminjam pada nya, sangat mengerikan jika aku terjerat” ucap Abu Nawas dalam hati. Abu Nawas sempat terpikir untuk meminjam pada konglomerat itu namun mengurungkan niat.

Namun Abu Nawas terpikirkan suatu hal. “Bagaimana jika aku bisa mendapatkan uang darinya tanpa aku harus mengembalikan?” pikir Abu Nawas sambil senyum senyum sendiri.

Abu Nawas Bisa Buat Barang Beranak

Seminggu berlalu, tiba tiba sebuah rumor tentang Abu Nawas beredar. Siapapun yang meminjamkan sesuatu pada Abu Nawas, barang itu akan Kembali berkali kali lipat. Abu Nawas dirumorkan memiliki kesaktian yang dapat membuat benda benda itu beranak pinak dan menjadi berlipat ganda.

Si Konglomerat yang mendengar rumor itu pun penasaran. Ia pun mengundang Abu Nawas ke rumahnya.

Sore harinya Abu Nawas pun langsung datang. “Apa yang kau butuhkan dariku? Tanya Abu Nawas.

“Adakah sesuatu yang bisa aku pinjamkan padamu, barangkali untuk membantu kebutuhan sehari hari di rumah mu” si konglomerat bertanya.

“Hmm.. sepertinya aku membutuhkan telur, apakah aku bisa meminjam 5 butir telur?” jawab Abu Nawas.

“Baiklah jika, akan ku berikan padamu” jawab si konglomerat. Padahal sebenarnya si konglomerat sedang ingin menguji kebenaran rumor yang beredar.

Ia pun memberikan 5 butir telur pada Abu Nawas. “Berapa banyak telur yang akan aku dapatkan” pikir si konglomerat dalam hati.

Tiga hari berlalu, Abu Nawas pun Kembali untuk mengembalikan telur yang ia pinjam pada si konglomerat. Si konglomerat pun terkejut ketika Abu Nawas mengembalikan 15 butir telur.

“Abu Nawas benar benar sakti” pikir si konglomerat. Ia begitu senang dan menawarkan Abu Nawas pinjaman lagi.

“Sekarang apakah kau akan meminjam hal lain Abu Nawas?” tanya si konglomerat.

“Sebetulanya aku sedang membutuhkan 2 buah piring tembikar” jawab Abu Nawas.

Si konglomerat pun meminjamkan 2 piring tembikar nya, dan berharap piring itu menjadi banyak.

Keesokan harinya, Abu Nawas mengembalikan piring itu. Abu Nawas mengembalikan sebanyak 3 piring pada si konglomerat.

Meskpiun tidak sesuai harapan, si konglomerat masih yakin bahwa Abu Nawas memang benar benar dapat membuat barang beranak pinak.

“Bisa jadi piring ini hanya ingin memiliki anak tunggal” pikir si konglomerat dalam hati.

Ketamakan Sang Konglomerat

“Kau memang sakti seperti rumor yang beredar Abu Nawas, kau bisa membuat barang beranak pinak” kata si konglomerat memuji Abu Nawas.

Si konglomerat pun mulai serakah. Ia pun memberikan Abu Nawas uang 1000 dinar. Uang 1000 dinar adalah unag yang sangat besar, ini bisa mencukupi kebutuhan 100 karyawan selama 1 bulan.

“Aku ingin menitipkan 1.000 dinar ini, apakah kau bisa membuatnya beranak pinak?” tanya si konglomerat.

“tergantung keadaan” jawab Abu Nawas.

Si konglomerat pun menaruh harapan pada Abu Nawas. Ia berharap uang itu bisa beranak  menjadi berkali lipat saat Abu Nawas Kembali padanya.

Satu minggu berlalu, namun belum ada kabar dari Abu Nawas. “Sudah cukup lama belum ada kabar adri Abu Nawas. Sepertinya uang itu menghasilkan anak yang banyak, makanya lama” pikir si konglomerat.

Namun sudah satu bulan belum ada kabar dari Abu Nawas. Si konglomerat pun mulai khawatir pada uang nya. Dia pun mendatangi Abu Nawas bersama pengawal pribadinya.

BACA JUGA:

Cerita 1001 Malam: Kisah Abu Nawas Menemukan Doa Minta Jodoh yang Manjur, Bisa Ditiru!

Cerita 1001 Malam: Kisah Abu Nawas Sakti, Bayar Makanan Hanya dengan Suara Uang Receh

Si konglomerat pun menggedor rumah Abu Nawas

“Hei Abu Nawas, keluar kau” si konglomerat berteriak. Abu Nawas pun keluar dari rumahnya.

“Ada apa kau berteriak di depan rumah ku” tanya Abu Nawas.

“Mana uang 1.000 dinar yang ku titipkan padamu? Kau bilang uang itu bisa beranak pinak” tanya si konglomerat. “Jangan jangan kau menipu ku ya?”

Abu Nawas pun menjawab dengan tenang. “sayang sekali, uang itu tidak berhasil beranak pinak. Uang itu gagal dalam persalinan dan meninggal” jawab Abu Nawas.

“Kau gila ya, bagaimana uang bisa meninggal” si konglomerat marah. “Kau sudah menipu ku, pengawal bawa dia ke pengadilan sekarang juga” perintah si konglomerat pada pengawalnya.

Abu Nawas pun di seret ke pengadilan. Si konglomerat pun menjelaskan kejadian penipuan yang di alaminya pada sang hakim.

“Apakah kau ada pembelaan Abu Nawas?” tanya sang hakim

Abu Nawas pun menjawab “wahai tuan hakim, sesuatu yang bisa beranak, ia juga bisa mati.”

Sang hakim yang mendengar kalimat Abu Nawas pun tertawa mendengar penjelasan logis Abu Nawas. Abu Nawas pun dinyatakan tidak bersalah. Si konglomerat pun tidak bisa meminta uang 1.000 dinar nya kembali karena telah dinyatakan meninggal.

 

(Raidi/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Jadwal Adzan Garut

Jadwal Adzan Magrib Garut Hari Ini

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, bulan Ramdan merupakan bulan yang spesial untuk menjalankan ibadah puasa. Mengetahui jadwal buka puasa menjadi salah satu hal yang

Read More »
Berita Terkini
IMG-20261027-WA0003
Peringati Sumpah Pemuda dan HLN 2026, YBM PLN UP3 Majalaya Hadirkan Kepedulian melalui Bantuan Sosial
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sebuah gerobak jualan bukan sekadar sarana untuk berdagang. Bagi pelaku...
IMG-20261028-WA0001
Semangat Sumpah Pemuda, PLN UP3 Majalaya Hadirkan Aksi Kemanusiaan di Momentum Hari Listrik Nasional
BANNDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Semangat persatuan dan gotong royong yang diwariskan para pemuda Indonesia...
Persib vs PSIM
I.League Tegaskan Aturan 3 Pemain Asing di League Cup 2026/2027
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – I.League menegaskan regulasi penggunaan pemain asing dalam League Cup...
IMG-20261027-WA0001
Momentum Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Majalaya Ajak Pelanggan Manfaatkan Promo Tambah Daya 50 Persen
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 menjadi momentum bagi PT PLN (Persero)...
Picture1
Lime Coffee Shop Resto favehotel Hyper Square Bandung Tutup Sementara untuk Renovasi, Siap Hadir Kembali pada Awal Desember 2026
Bandung, 20 Oktober 2026 – Lime Coffee Shop Resto yang berlokasi di favehotel Hyper Square Bandung akan...
Berita Lainnya

1

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...

2

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...

4

Hukum membunuh kucing
Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah video yang memperlihatkan aksi keji pembunuhan kucing di Kota...

5

kijang lgx
Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Transmisi otomatis konvensional dirancang untuk memberikan pengalaman...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-23 at 19.38
Cita Rasa Halloween: Swiss-Belresort Dago Heritage Hadirkan Menu Spesial Haunted Feast
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dalam menyambut musim Halloween tahun ini, Swiss-Belresort Dago Heritage...
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...