BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Isu tentang bahaya sering mengganti warna rambut kembali viral di media sosial. Sejumlah unggahan menyebut bahwa kebiasaan mewarnai rambut terlalu sering dapat memicu penyakit gagal ginjal. Benarkah demikian?
Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah kuat yang menyatakan bahwa kebiasaan mengganti warna rambut terlalu sering secara langsung menyebabkan gagal ginjal.
Namun, beberapa penelitian memang menunjukkan adanya risiko gangguan ginjal jika zat kimia dalam pewarna rambut masuk ke tubuh dalam jumlah besar misalnya melalui penelanan atau paparan berlebih pada sistem tubuh.
Salah satu studi yang sering dijadikan rujukan berasal dari India, berjudul “Hair dye ingestion-an uncommon cause of acute kidney injury” (2009).
Penelitian ini mencatat bahwa 30 pasien mengalami gagal ginjal akut setelah menelan cat rambut yang mengandung paraphenylene diamine (PPD) bahan kimia yang juga digunakan pada sebagian produk pewarna rambut.
Namun, konteksnya berbeda: kasus tersebut terjadi karena cat rambut tertelan, bukan karena pemakaian normal di kulit kepala.
Kasus Viral dari China
Kasus serupa sempat mencuat di China pada awal 2025. Seorang wanita dilaporkan mengalami gangguan ginjal setelah mengubah warna rambutnya setiap bulan untuk meniru idolanya.
Media seperti South China Morning Post dan NDTV melaporkan, dokter menduga penyakit itu muncul akibat paparan bahan kimia berulang.
Meski begitu, para ahli menegaskan bahwa kasus tersebut masih bersifat anekdotal dan belum bisa disimpulkan sebagai hubungan sebab-akibat yang pasti.
Pendapat Ahli dan Lembaga Kesehatan
American Cancer Society (ACS) dalam situs resminya menyebut bahwa risiko utama dari cat rambut adalah reaksi alergi dan potensi kanker tertentu, bukan gagal ginjal.
Selain itu, sejumlah pakar nefrologi menjelaskan bahwa efek cat rambut terhadap ginjal sangat kecil jika digunakan sesuai petunjuk dan tidak berlebihan.
Baca Juga:
CEK FAKTA: Program Magang Pemerintah Berbayar Rp3,3 Juta di Akun “loker_2025__”
CEK FAKTA: Menteri Keuangan Purbaya Sebut Harga Asli Pertalite Rp 4.000
Gunakan dengan Aman
Meski tidak terbukti langsung memicu gagal ginjal, penggunaan cat rambut tetap perlu diperhatikan.
Beberapa tips aman antara lain:
Pilih produk pewarna rambut dengan izin BPOM atau lembaga resmi setempat.
Hindari penggunaan terlalu sering; beri jarak minimal 6–8 minggu antar pewarnaan.
Gunakan sarung tangan dan lakukan uji alergi sebelum mengaplikasikan cat rambut.
Pastikan ventilasi ruangan cukup agar tidak menghirup uap kimia berlebih.
Isu bahwa “terlalu sering mengganti cat rambut bisa menyebabkan gagal ginjal” tidak terbukti secara ilmiah.
Risiko gagal ginjal hanya muncul pada kasus ekstrem seperti penelanan zat pewarna atau paparan bahan kimia dalam dosis tinggi.
(Hafidah Rismayanti/_Usk)











