BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Baru-baru ini, kanal YouTube @KajianOnline kembali menghebohkan publik dengan unggahan video yang berjudul sensasional, dimanan Mentri BUMN Erick Thohir jadi tersangka korupsi Pertamina.
Dalam video yang diunggah pada Selasa (4/3/2025), narasi yang dibangun seolah-olah menyebut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir resmi dicopot dari jabatannya oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Lebih dari itu, video tersebut juga menyebutkan bahwa Erick telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Pertamina oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung.
Viralnya Unggahan yang Menyesatkan
Hingga Jumat (14/3/2025), unggahan tersebut telah ditonton sebanyak 39.000 kali dan mendapatkan hampir 600 tanda suka dari pengguna YouTube.
Tentu saja, kabar ini langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial, terutama di kalangan masyarakat yang mengikuti perkembangan dunia politik dan BUMN.
Namun, apakah benar Erick Thohir telah dicopot dan menjadi tersangka dalam kasus korupsi di Pertamina? Tim cek fakta dari Teropongmedia.id pun melakukan investigasi untuk mengungkap kebenaran di balik isu tersebut.
Hasil Cek Fakta: Erick Thohir Masih Menjabat dan Tidak Terlibat
Untuk mengklarifikasi isu ini, tim pemeriksa Teropongmedia.id melakukan pencarian terkait daftar tersangka dalam kasus dugaan korupsi Pertamina melalui mesin pencari Google.
Dari hasil pencarian, ditemukan laporan dari metrotvnews.com yang berjudul “Korupsi Pertamina Harus Fokus ke Kasus dan Dalangnya” yang tayang pada Minggu (9/3/2025). Dalam laporan tersebut, terdapat sembilan tersangka yang telah ditetapkan, di antaranya:
- Riva Siahaan
- Yoki Firnandi
- Muhammad Kerry Andrianto Riza
- Agus Purwono
- Gading Ramadhan Joedo
- Sani Dinar Saifuddin
- Dimas Werhaspati
- Maya Kusmaya
- Edward Corne
Dari daftar tersebut, tidak ada nama Erick Thohir yang disebut sebagai tersangka dalam kasus ini. Selain itu, tim investigasi TurnBackHoax juga melakukan pengecekan ke laman resmi Kementerian BUMN serta laman Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.
Hasilnya, Erick Thohir masih menjabat sebagai Menteri BUMN dan tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah yang menyebutkan pencopotan dirinya.
BACA JUGA:
CEK FAKTA: Klaim Kerugian Negara Rp 5,9 Kuadriliun Akibat PT Antam
CEK FAKTA: Klaim 140 Mahasiswa Sewaan Ditangkap dalam Aksi #IndonesiaGelap
Narasi Menyesatkan dalam Video
Lebih lanjut, setelah dilakukan analisis terhadap isi video yang diunggah oleh @KajianOnline. Ditemukan bahwa narator dalam video berdurasi 10 menit tersebut hanya membahas opini seorang pengamat politik, Yusri Usman.
Dalam opininya, Yusri hanya menyarankan agar Presiden Prabowo menonaktifkan Erick Thohir sebagai Menteri BUMN untuk memastikan keberlanjutan penyelidikan kasus korupsi di Pertamina. Namun, pernyataan ini bukanlah keputusan resmi dari pemerintah.
Berdasarkan hasil investigasi dan data yang tersedia, klaim yang menyebutkan bahwa Erick Thohir telah dicopot dari jabatannya dan ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi Pertamina adalah tidak benar.
Video yang diunggah oleh @KajianOnline merupakan bentuk disinformasi yang bertujuan untuk menyesatkan publik.
Sebagai masyarakat yang bijak, penting untuk selalu memverifikasi informasi sebelum mempercayainya dan membagikannya ke orang lain. Pastikan sumber berita yang dikonsumsi berasal dari media yang kredibel dan telah terverifikasi kebenarannya. Dengan begitu, kita dapat terhindar dari penyebaran hoaks yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
(Hafidah Rismayanti/Budis)