Bupati Pangandaran Tindak Tegas Terkait Pungli Guru ASN

pangandaran
(web)
-

Tidak ada video disisipkan.

PANGANDARAN,TM.ID : Seorang guru ASN di Kabupaten Pangandaran, Husein Ali Rafsanjani, mengajukan pengunduran diri sebagai aparatur sipil negara (ASN) setelah mengalami pungutan liar (pungli) saat mengikuti latihan dasar bagi CPNS di Kota Bandung pada tahun 2020.

Hal tersebut mengundang perhatian dari Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, yang menegaskan akan menindak tegas oknum yang melakukan pungli kepada guru.

“Tentu saya akan menindak tegas, apalagi ada tindak intimidasi, itu kan sangat memalukan,” kata Bupati Pangandaran, Rabu (10/5/2023).

Bupati Pangandaran menyatakan bahwa pihaknya sudah mendapatkan laporan dari ajudan tentang adanya kasus pungli tersebut. Ia juga telah menghubungi guru ASN tersebut untuk mengklarifikasi permasalahan.

Pada Kamis, 11 Mei 2023, akan diadakan pertemuan untuk membahas persoalan tersebut agar dapat diketahui secara jelas dari pihak yang bersangkutan.

“Saya itu baru dengar dua hari lalu, kemarin setelah ajudan saya mengatakan ada video saya lihat, cari tahu di internal pemerintah, Disdik, apa sebetulnya yang terjadi,” kata Bupati.

BACA JUGA: Viral Guru ASN Curhat Kena Pungli Langsung Berhenti Mengajar!

Jika ada indikasi pungli, tentu akan ada sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku. Pungli dalam lingkungan pemerintah daerah tidak boleh, dan setiap kegiatan tentunya sudah disiapkan alokasi anggarannya.

“Sampai hari ini tidak ada di meja saya tentang surat pengunduran dirinya, karena pengunduran diri itu harus ada persetujuan dan jelas alasannya,” katanya.

Kabupaten Pangandaran membutuhkan banyak guru untuk melaksanakan kegiatan pendidikan bagi anak-anak di Pangandaran, terlebih lagi tahun 2022 tercatat ada sekitar 500 orang guru yang pensiun. Oleh karena itu, Pemkab Pangandaran mengusulkan kuota yang cukup banyak untuk perekrutan ASN formasi guru agar keberadaan mereka bisa menjalankan sistem pendidikan di Pangandaran.

Adanya kasus pungli dan merasa diintimidasi kemudian guru tersebut memilih mengundurkan diri, Bupati Pangandaran menyayangkannya. Menurutnya, menjadi ASN tidak mudah, begitu juga pemerintah menyiapkan anggaran yang tidak sedikit untuk perekrutan CPNS formasi guru. Ia menilai dinamika ini sangat penting dan menyangkut prinsip yang harus dijaga dengan baik.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026