PBB Desak Prabowo Selidiki Dugaan Pelanggaran HAM Saat Aksi Demonstrasi

PBB
(dok. Fakultas Hukum UMSU)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk segera melakukan penyelidikan atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia dan tindakan represif aparat militer terhadap masyarakat sipil dalam gelombang demonstrasi sejak akhir Agustus 2025.

Juru Bicara Kantor Hak Asasi Manusia PBB, Ravina Shamdasani, menegaskan pihaknya terus memantau situasi di Indonesia yang memanas usai protes nasional terkait tunjangan anggota DPR RI melebar menjadi aksi massa di berbagai daerah.

“Langkah pengetatan anggaran, ditambah dugaan penggunaan kekuatan berlebihan oleh aparat keamanan, menimbulkan kekhawatiran serius. Pemerintah perlu membuka dialog untuk menanggapi keresahan masyarakat,” ujarnya dalam siaran pers dilansir dari kabar24, Selasa (2/9/2025).

PBB juga mengingatkan bahwa otoritas negara wajib menghormati kebebasan berkumpul dan berekspresi masyarakat secara damai, dengan tetap menjaga ketertiban sesuai standar internasional. Ravina menekankan bahwa seluruh aparat, termasuk militer yang ditugaskan dalam kapasitas penegakan hukum, harus tunduk pada prinsip dasar penggunaan kekuatan dan senjata api.

“Kami mendesak adanya penyelidikan cepat, menyeluruh, dan transparan terhadap semua dugaan pelanggaran hukum hak asasi manusia internasional, termasuk penggunaan kekuatan militer saat aksi demonstrasi,” tegasnya.

Selain itu, Kantor HAM PBB juga menyoroti pentingnya kebebasan pers dalam meliput rangkaian aksi. Mereka meminta pemerintah memastikan jurnalis dapat bekerja tanpa intimidasi.

“Media harus diizinkan meliput secara bebas dan independen,” tambah Ravina.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Minggu (31/8/2025), menyatakan DPR akan mencabut beberapa kebijakan, termasuk tunjangan anggota dewan serta penghentian sementara kunjungan kerja ke luar negeri. Keputusan itu disampaikan usai Prabowo bertemu dengan para pimpinan partai di tengah eskalasi ketegangan sosial-politik.

BACA JUGA:

Unisba dan Unpas Dikepung Gas Air Mata, Dedi Mulyadi Dicolek

12 Mahasiswa Jadi Korban Tembakan Gas Air Mata Polisi di Kampus Unpas

Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa aparat kepolisian dan TNI tetap diperintahkan bertindak tegas terhadap aksi anarkis, seperti perusakan fasilitas umum hingga penjarahan rumah warga dan sentra ekonomi.

“Kalau ada aksi anarkis, merusak fasilitas umum, mengancam atau menjarah rumah warga maupun instansi publik, itu jelas pelanggaran hukum. Negara wajib hadir melindungi rakyat,” katanya.

Ia menekankan agar aparat di lapangan melindungi masyarakat sekaligus fasilitas umum yang dibangun dari uang rakyat.

“Kepolisian dan TNI saya perintahkan untuk mengambil langkah tegas sesuai hukum terhadap perusakan dan penjarahan yang terjadi,” tegasnya.

(Haqi/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

Prediksi Skor Bodo/Glimt vs Inter UCL 2025/2026
Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pertandingan leg kedua babak 16 besar UEFA Champions League akan mempertemukan...

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...

4

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

5

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...