BANDUNG,TM.ID: Tindakan intimidasi yang anak Vincent Rompies dan kawan-kawan lakukan bukan hanya sekedar perundungan. Mereka yang tergabung dalam Geng Tai melakukan tindak penganiayaan terhadap korban. Kondisi Belly saat ini sudah pulang melakukan rawat jalan.
Seorang teman korban, Arin Febriana, mengungkapkan bahwa korban, seorang siswa kelas 10 SMA Binus di Serpong, mengalami beberapa luka.
“Lengan sebelah kiri korban dibakar oleh anggota GT, di belakang pundak banyak bekas sundutan rokok,” kata Arin Febriana di kanal YouTube CumiCumi, Kamis (22/2/2024).
Tidak hanya itu, korban juga mengalami luka lebam akibat Geng tersebut pukuli.
“Mukanya bengkak dan lehernya sangat sakit karena dicekik berkali-kali,” tambahnya.
Korban juga merasakan sakit di perut setiap kali bergerak, ini karena bagian tersebut juga menerima pukulan.
Penganiayaan parah tersebut terjadi pada (13/2/2024) lalu di Warung Ibu Gaul, yang lokasinya berseberangan dengan sekolah.
Arin Febriana mengatakan, korban mersa terjebak untuk datang ke sana. Kondisi Belly tidak menyangka saat itu akan kembali melakukan penataran untuk masuk geng tersebut.
BACA JUGA : Adik Selebgram Putry Poyz Nyaris Jadi Korban Perundungan Anak Vincent
Awalnya memang korban ingin bergabung dengan kelompok yang bernama Geng Tai. Salah satu anggotanya adalah anak Vincent Rompies, Legolas.
Korban juga mengetahui bahwa ada penataran yang anggota Geng Tai lakukan untuk anggota baru. Peristiwa itu terjadi pada (2/2/2024).
“Jadi pada 2 Februari, korban ditatar oleh anggota GT dan mengalami lebam-lebam. Mungkin sudah mendapatkan sundutan rokok juga, tapi korban belum melaporkan,” ujar Arin Febriana.
Karena korban merasa ini bagian dari penataran, ia pun tidak mempermasalahkan penganiayaan tersebut.
“Makanya pas dia ditatar tanggal 2, korban menganggap sebagai hal yang wajar. Karena ini adalah syarat sah masuk ke dalam geng tersebut,” tuturnya.
Terbaru, Kondisi korban yang sempat dirawat di rumah sakit sudah pulang. Dia menjalani perawatan jalan sambil mengurus kasusnya di Polres Metro Tangerang Selatan.
(Hafidah/Usk)