Basarnas: Operasi SAR Al-Khoziny Akan Berakhir Jika Semua Korban Ditemukan

Tim SAR Gabungan Ponpes Al Khoziny
Tim SAR Gabungan pencarian korban Ponpes Al Khoziny (Dok Basarnas)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menegaskan, bahwa operasi pencarian dan pertolongan (SAR) di reruntuhan Musala Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, akan dinyatakan selesai setelah seluruh korban berhasil ditemukan.

Syafii mengatakan, tim gabungan masih bekerja 24 jam penuh dengan memadukan tenaga manusia dan penggunaan alat berat. Upaya ini dilakukan secara hati-hati karena sebagian struktur bangunan masih berisiko runtuh.

“Terkait operasi Badan SAR Nasional, kita nyatakan selesai pada saat tempat kejadian kita yakinkan bahwa sudah dipastikan tidak ada korban,” ujar Syafii, Senin (6/10/2025).

60 Korban Meninggal Dunia, 3 Masih Hilang

Hingga Senin pukul 18.15 WIB, tim SAR menemukan 11 jenazah baru di bawah reruntuhan musala. Dengan tambahan ini, jumlah korban meninggal dunia menjadi 60 orang, termasuk lima potongan anggota tubuh. Semua jenazah telah dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi oleh tim DVI Polda Jatim.

Meski demikian, menurut data absensi sementara dari pihak pondok pesantren, masih ada tiga korban yang belum ditemukan. Pencarian kini difokuskan di area sektor selatan musala, lokasi yang diyakini masih terdapat korban tertimbun.

Baca Juga:

Ahli Konstruksi ITS Turun Tangan Evakuasi Puluhan Santri yang Masih Terjebak Reruntuhan Beton Musala Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo

Sementara itu, jumlah korban luka yang masih menjalani perawatan medis kini 99 orang. Empat korban telah diperbolehkan pulang, sedangkan satu orang lainnya tidak memerlukan perawatan lanjutan.

Syafii menjelaskan, setelah operasi SAR dinyatakan selesai, penanganan pascakejadian akan diteruskan oleh BNPB, kementerian terkait, serta lembaga lain sesuai dengan fungsi dan kewenangannya.

“Operasi ini bagian awal. Setelah selesai, penanganan pascakejadian akan dilanjutkan BNPB dan pihak lain untuk memastikan pemulihan berjalan baik,” tegas Syafii.

Tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, hingga relawan lokal masih bekerja dengan penuh kewaspadaan. Target utama adalah memastikan seluruh korban berhasil dievakuasi agar tidak ada lagi yang tertinggal di bawah puing bangunan.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City