Banjir Bandang Terjang Buleleng Bali, 1 Korban Tewas Saat Selamatkan Mobil

Banjir dokumen warga
Ilustrasi: Banjir bandang melanda Desa Curug Luhur, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (4/12/2024) pagi. (Instagram Info Jawa Barat)
-

Tidak ada video disisipkan.

BULELENG, TEROPONGMEDIA.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Buleleng, Bali, memicu banjir bandang yang menerjang Dusun Santal dan Ambengan di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Jumat (6/3) malam.

Informasi kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sekitar pukul 22.10 WITA dari Camat Banjar yang melaporkan meluapnya sungai hingga menyebabkan banjir bandang di kawasan tersebut.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan sedikitnya empat warga terdampak dalam peristiwa itu. Satu orang ditemukan meninggal dunia, sementara tiga lainnya masih dalam pencarian.

“Empat orang warga menjadi korban, di mana satu orang telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh warga setempat,” kata Donny, Sabtu (7/3/2026).

Korban meninggal dunia diketahui bernama Dewa Ketut Adi Suarjana (55), warga Dusun Santal. Saat kejadian, korban diketahui sedang berusaha menyelamatkan mobilnya dari terjangan banjir.

Baca Juga:

Banjir Bandang Rendam Bali, Warga Sempat Panik

Berdasarkan keterangan saksi mata, korban sempat keluar dari mobil dan berusaha meraih pohon kopi untuk menyelamatkan diri. Namun nahas, ia tertimpa pohon besar yang terseret arus banjir bandang.

Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 23.00 WITA setelah debit air mulai surut. Selanjutnya, korban dievakuasi ke RSU Pratama Tanguwisia.

Sementara itu, tiga korban lainnya dilaporkan hilang di Dusun Ambengan, Desa Banjar. Ketiganya diduga terseret banjir setelah rumah mereka jebol akibat luapan Sungai Mendaum.

Ketiga korban yang masih dicari masing-masing Komang Suci (44) bersama dua anaknya, Putu Wini (17) dan Kadek Wahyu (12).

Donny menjelaskan upaya pencarian sempat dilakukan pada Jumat malam, namun terkendala kondisi gelap dan jarak pandang terbatas sehingga operasi SAR tidak berjalan maksimal.

“Pencarian kemarin malam terkendala kondisi gelap sehingga tidak efektif,” ujarnya.

Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian pada Sabtu pagi dengan menyisir area sekitar rumah korban hingga sepanjang aliran sungai menuju muara pantai. Operasi pencarian juga diperluas hingga kawasan bibir pantai di sekitar lokasi kejadian.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City