Bangun Underpass Gatot Subroto, Pemkot Cimahi Gelontorkan 36 Miliar

-

Tidak ada video disisipkan.

CIMAHI, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi mendukung penuh pembangunan underpass di Jalan Gatot Subroto dengan menggelontorkan anggaran sebesar Rp36 miliar.

Anggaran tersebut digunakan untuk pembebasan lahan pendukung seluas 3.000 meter persegi pembangunan underpass yang bangun untuk mengurai kemacetan di Jalan Gatot Subroto-Jalan Baros.

“Cimahi bertanggungjawab untuk pembebasan lahan di sekitaran lokasi itu (underpass) saja. Jadi lahannya sekitar 3.000 meter yang terdampak, ada yang punya TNI, kemudian ada kantor pos, kantor PT Telkom, Mess Kodiklat, semua dialokasikan segitu,” kata Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dikutip pada Senin (27/4/2026).

Sedangkan untuk pembangunan underpass, kata Ngatiyana, akan menjadi tanggung jawab Pemprov Jabar. Namun berdasarkan informasi yang diterima Pemkot Cimahi, saat ini masih menunggu proses lelang.

“Sekarang kita sedang menunggu lelang, karena nanti yang membangun itu dari provinsi. Kalau kita hanya untuk pembebasan lahannya saja, mudah-mudahan di bulan Mei atau Juni sudah bisa dilaksanakan fisiknya,” kata Ngatiyana.

Nantinya akan ada rekayasa arus lalu lintas yang diterapkan selama pembangunan Underpass Gatot Subroto. Skema rekayasa sudah disiapkan kepolisian dan Dinas Perbubungan (Dishub) Kota Cimahi.

“Kita sudah siapkan semuanya, komunikasi dengan Kodam, Provinsi Jawa Barat, sampai Mabes AD terus dijalin. Mudah-mudahan bisa segera dilaksanakan,” kata Ngatiyana.

Menurut Ngatiyana, pembangunan underpass sangat dibutuhkan di Jalan Gatot Subroto untuk mengatasi kemacetan. Sebab, volume arus lalu lintas di kawasan tersebut semakin padat seiring meningkatnya perjalanan kereta api, khususnya Kereta Ape Feeder.

Kereta itu khusus mengangkit penumpang Kereta Cepat Whoosh Jakarta – Bandung, baik dari Stasiun Padalarang ke Stasiun Bandung maupun sebaliknya. Keberadaan kereta tersebut membuat buka tutup perlintasan sebidang semakin sering dilakukan.

“Salah satunya dasarnya kenapa kita underpass kita bangun, satu, salah satunya adalah tidak ada perlintasan sebidang sesuai undang-undang dari Kementerian Perhubungan. Yang kedua, mengurangi kemacetan,” tegas dia.

Selain itu yang terpenting adalah mengurangi risiko kecelakaan karena karena intensitas pergerakan kereta api dengan adanyaa Keretaa Feeder. “Sekarang ini setiap setengah jam bahkan seperempat jam sudah ada feeder ataupun kereta yang lewat. Nah, ini salah satunya adalah mengurangi risiko kecelakaan akhirnya kita berpikir kita bangun underpass,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City