Bambang Pacul Dicopot? PDIP Jateng Buka Suara

bambang Pacul PDIP
(instagam/Bambang Pacul)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Ketua DPP PDIP, Komarudin Watubun menegaskan, pergantian Bambang Wuryanto (Bambang Pacul) yang menduduki posisi Ketua DPD PDIP Jawa Tengah merupakan bagian dari agenda konsolidasi partai, bukan karena pencopotan seperti kabar yang berhembus.

“Jangan salah paham, ada yang bilang Mas Pacul dicopot, itu tidak benar. Ini hanya langkah konsolidasi biasa, jadi tolong jangan dipelintir,” ujar Komarudin dalam keterangannya, Jumat (22/8/2025).

Ia yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Kehormatan PDIP menyampaikan, selepas Kongres VI di Bali pada awal Agustus 2025, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri telah menginstruksikan DPP untuk fokus memperkuat struktur organisasi partai di semua tingkatan.

“Konsolidasi ini meliputi pembentukan struktur partai dari tingkat DPD, DPC, hingga ke ranting dan anak ranting di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Sebagai penetapan dari keputusan Kongres, AD/ART partai menetapkan bahwa pengurus DPP periode 2025–2030 tidak boleh lagi merangkap jabatan di struktur partai lain, baik yang lebih tinggi maupun yang lebih rendah. Kebijakan ini diterapkan secara merata untuk semua kader tanpa pengecualian.

BACA JUGA:

Megawati Tak Hadir di Upacara Proklamasi Kemerdekaan, Hasto Sebut HUT RI Tradisi PDIP

“Inilah dasar keputusannya. Tujuannya agar para pengurus bisa lebih fokus dalam proses konsolidasi ke depan,” tambah Komarudin.

Meski sorotan publik mengarah pada Bambang Pacul, Komarudin menjelaskan bahwa ada sejumlah kader lain yang juga harus melepas jabatannya di tingkat daerah karena kini mereka menduduki posisi di struktur DPP.

Beberapa nama yang disebut antara lain: Said Abdullah (sebelumnya Ketua DPD Jawa Timur, kini menjabat Ketua Bidang Sumber Daya), Olly Dondokambey (eks Ketua DPD Sulawesi Utara, kini Bendahara Umum), dan MY Esti Wijayanti (dulu Ketua DPD Bengkulu, kini Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga).

“Instruksi ini berlaku untuk semua, bukan hanya Mas Pacul. Tapi yang jadi sorotan media hanya beliau, seolah-olah ada konflik di dalam partai. Padahal, kami yang di dalam partai tahu betul bagaimana prosesnya,” tegas Komarudin.

Meski tidak lagi menjabat Ketua DPD Jateng, Bambang Pacul masih dipercaya menempati posisi penting sebagai Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif di struktur DPP periode 2025–2030.

“Jadi tidak tepat kalau disebut dicopot. Faktanya, beliau masih dipercaya oleh Ibu Ketua Umum untuk mengemban tugas penting di pusat,” tutup Komarudin.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun