Baba dan Bubu Ara Ajarkan Aanak Pilih Pasangan Sejak Dini, Ini Ragam Tanggapan Netizen

Baba Bubu Ara - YouTube Densu
(YouTube Densu)

Bagikan

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pasangan asal Bandung, Baba dan Bubu Ara, kerap menjadi sorotan di media sosial berkat konten edukatif mereka di TikTok dan Instagram.

Salah satu topik yang menarik perhatian adalah cara mereka mengajarkan putri mereka, Ara, yang masih berusia dini, tentang kriteria memilih pasangan yang tepat.

Pendekatan unik ini menuai beragam tanggapan dari netizen. Baba dan Bubu Ara dikenal dengan pola asuh yang mereka sebut “Vesparenting”.

Metode ini melibatkan diskusi mendalam atau “deep talk” antara Baba dan Ara saat berkeliling menggunakan motor Vespa. Topik yang dibahas beragam, mulai dari nilai-nilai kehidupan hingga konsep ekonomi, termasuk kriteria memilih pasangan.

Mengajarkan Kriteria Pasangan Sejak Dini

Dalam sebuah podcast Densu, Baba dan Bubu Ara menjelaskan alasan di balik pendekatan mereka. “Biarkan dia mencari sendiri dengan kriteria yang sudah kita tanamkan.

Harus yang agamanya bagus, adabnya bagus dulu. Kita jelaskan bahwa mencari pasangan nanti harus yang usahanya bagus, pintar, dan beragama. Insyaallah, urusan materi akan mengikuti usahanya,” ujar mereka.

Mereka berharap, dengan menanamkan nilai-nilai ini sejak dini, Ara akan tumbuh menjadi pribadi yang kritis dan bijak dalam mengambil keputusan, termasuk dalam memilih pasangan di masa depan.

“Jadi, saat dia SD, dia sudah mengerti dan tidak akan ikut-ikutan temannya,” tambah mereka.

Dampak Positif dan Negatif

Mengajarkan konsep memilih pasangan sejak dini, seperti yang dilakukan Baba dan Bubu Ara, memiliki dampak positif dan negatif.

Di satu sisi, hal ini dapat membangun kesadaran anak tentang hubungan yang sehat, melatih pola pikir kritis, dan membantu mereka memahami pentingnya nilai-nilai dalam memilih pasangan.

Namun, di sisi lain, jika tidak disampaikan dengan cara yang sesuai, anak bisa merasa terbebani dengan konsep yang belum relevan untuk usianya.

Hal ini berpotensi membuat anak kehilangan fokus pada tahap perkembangannya atau memiliki standar yang terlalu kaku dalam memilih pasangan di masa depan.

Tanggapan Netizen

Tanggapan netizen terhadap pendekatan Baba dan Bubu Ara sangat beragam. Sebagian besar mengapresiasi metode komunikasi terbuka yang mereka terapkan, menganggapnya sebagai upaya positif dalam membekali anak dengan pemahaman sejak dini tentang hubungan interpersonal.

“Salut sama Baba dan Bubu Ara, mereka mengajarkan nilai-nilai penting sejak dini. Ini bisa jadi bekal buat Ara di masa depan,” tulis salah satu netizen.

Namun, tidak sedikit yang mengkritik pendekatan tersebut. Beberapa netizen menilai topik memilih pasangan kurang sesuai untuk anak seusia Ara dan mempertanyakan relevansinya pada tahap perkembangan anak pra-sekolah.

“Menurut saya, ini terlalu dini. Anak seusia Ara seharusnya fokus bermain dan belajar hal-hal dasar dulu,” komentar netizen lain.

Selain itu, ada juga yang menuduh keluarga ini mencari perhatian atau validasi melalui konten yang mereka bagikan. Beberapa netizen bahkan mempercayai fitnah yang beredar meskipun tidak berdasar.

BACA JUGA

Viral Ayah Seniman Buat Dekorasi Lamaran & Pernikahan Anak

Gibran Kembali Disorot Usai Video Lawasnya Naik Sepeda Anak Viral

Pola Asuh yang Menarik Perhatian

Terlepas dari pro dan kontra, pola asuh Baba dan Bubu Ara telah berhasil menarik perhatian banyak orang. Pendekatan “Vesparenting” mereka menunjukkan bahwa komunikasi terbuka dan pengenalan nilai-nilai sejak dini dapat menjadi cara efektif dalam mendidik anak.

Namun, penting untuk memastikan bahwa topik yang dibahas sesuai dengan usia dan perkembangan emosional anak.

Dengan terus membagikan perjalanan parenting mereka, Baba dan Bubu Ara tidak hanya memberikan inspirasi, tetapi juga memicu diskusi tentang cara terbaik dalam mendidik anak di era modern.

 

(Magang UKRI-Ajeng/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Swasembada Energi
Kasepuhan Ciptagelar Lakukan Swasembada Energi dan Budaya
Gedung Kesenian di Bandung Mayang Sunda
Ketahui 6 Gedung Kesenian di Bandung yang Masih Aktif
wmoto swiftbee
WMoto Swiftbee Punya Modal Apa untuk Bersaing dengan Scoopy-Fazzio?
Suami bunuh istri
Dalam Keadaan Lemas, Suami yang Tega Bunuh Istri di Riau Ditangkap Polisi
KPU PSU
KPU-Bawaslu dan Komisi II Bahas PSU Hasil Sengketa Pilkada 2024
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

3

Pertamina Bantah Oplos Pertamax, Kejagung: Penyidik Menemukan Tidak Seperti Itu!

4

Dongkrak Pendapatan, Bapenda Kabupaten Bandung Luncurkan Program Gerebeg Pajak

5

Kulineran di Bandung? Ini 5 Street Food yang Wajib Kamu Datangi
Headline
KPAI teater maut SMK Padalarang KBB
KPAI Sesalkan Insiden Teater Maut di SMK Padalarang yang Tewaskan Siswa
BRIN Ikan Buta
BRIN Temukan Spesies Baru, Ikan Buta Tanpa Mata di Perut Bumi Karst Klapanunggal Bogor
Pemkot Bandung Bakal Rubah Langkah Pasar Murah Agar Tepat Sasaran
Pemkot Bandung Bakal Rubah Langkah Pasar Murah Agar Tepat Sasaran
55 Rumah Terdampak Pergerakan Tanah Terjadi di Kampung Margamulya Tasikmalaya
90 Rumah Terdampak Pergerakan Tanah di Kampung Margamulya Tasikmalaya

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.