JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Sunderland berhasil menahan imbang Arsenal dengan skor 2-2 di Stadium of Light, Minggu (9/11/2025) dini hari WIB. Gol penyeimbang yang dicetak Brian Brobbey di menit ke-94 menggagalkan kemenangan tim tamu dan membuat publik tuan rumah berpesta hingga peluit akhir.
Hasil ini bukan hanya memperpanjang catatan tak terkalahkan Sunderland di kandang menjadi enam laga beruntun, tetapi juga menghentikan rekor delapan clean sheet beruntun milik Arsenal, yang sebelumnya tampil solid di lini belakang.
Babak Pertama: Ballard Guncang Mantan Klubnya
Pertandingan berjalan ketat sejak menit awal. Arsenal tampil dominan dalam penguasaan bola, namun peluang pertama justru datang dari bola mati. Declan Rice melepaskan tendangan bebas jarak jauh yang memaksa Robin Roefs melakukan penyelamatan gemilang di bawah mistar Sunderland.
Tuan rumah tak tinggal diam. Wilson Isidor membalas ancaman lewat sepakan jarak dekat, meski masih melenceng tipis dari gawang David Raya. Publik Stadium of Light akhirnya bersorak di menit ke-29, ketika Daniel Ballard, bek tengah jebolan akademi Arsenal, sukses mencetak gol pembuka.
Gol itu bermula dari umpan sundulan Nordi Mukiele yang disambut Ballard dengan penyelesaian tenang ke pojok gawang. Selebrasi sang pemain seakan jadi penegasan bahwa ia mampu bersinar melawan mantan klubnya sendiri.
Menjelang akhir babak pertama, Arsenal mencoba menekan. William Saliba memiliki peluang emas lewat tembakan voli setengah salto, namun bola hanya melambung tipis di atas mistar. Hingga turun minum, Sunderland unggul 1-0 atas pemuncak klasemen.
Babak Kedua: Arsenal Balikkan Keadaan, Tapi Sunderland Tak Menyerah
Memasuki babak kedua, Arsenal tampil jauh lebih agresif. Martín Zubimendi memaksa Roefs kembali bekerja keras, sebelum Bukayo Saka nyaris menyamakan skor lewat aksi individunya.
Usaha itu akhirnya berbuah hasil di menit ke-63. Menerima umpan dari Mikel Merino, Saka melepaskan tembakan kaki kanan yang tak mampu dibendung Roefs — membuat skor menjadi 1-1.
Momentum Arsenal terus berlanjut. Eberechi Eze hampir membalikkan keadaan, sementara sepakan Zubimendi bahkan sempat mengenai mistar gawang. Tekanan beruntun itu akhirnya membuahkan hasil di menit ke-79, ketika Leandro Trossard melepaskan tendangan melengkung indah dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras ke pojok atas gawang, membalikkan skor menjadi 2-1 untuk Arsenal.
Namun, Sunderland tak mau menyerah begitu saja di hadapan pendukungnya. Mereka terus menekan hingga menit-menit akhir. Upaya keras itu terbayar lunas pada masa tambahan waktu.
BACA JUGA:
Link Live Streaming Tottenham vs Manchester United Premier League 2025/2026, Selain Yalla Shoot
Menit 94: Brobbey Jadi Pahlawan di Stadium of Light
Ketika laga tampak akan berakhir untuk kemenangan Arsenal, Brian Brobbey muncul sebagai penyelamat. Penyerang muda itu memanfaatkan bola liar di kotak penalti dan lebih cepat dari kiper David Raya untuk menyambar bola dengan sepakan akrobatik.
Gol dramatis di menit ke-94 itu membuat seisi stadion bergemuruh. Brobbey langsung diserbu rekan-rekannya, sementara pelatih Sunderland tampak meninju udara penuh emosi di pinggir lapangan.
Arsenal berusaha merespons di sisa waktu yang tersisa. Riccardo Calafiori sempat mendapat peluang sundulan, namun ditepis dengan gemilang oleh Roefs. Bola pantul yang mengarah ke Merino kembali digagalkan oleh Daniel Ballard, yang tampil solid sepanjang laga.
Arsenal Gagal Menjauh, Sunderland Kian Percaya Diri
Dengan hasil ini, Arsenal masih mempertahankan rekor tak terkalahkan atas Sunderland dalam 16 pertemuan terakhir di Liga Inggris, namun kehilangan kesempatan memperlebar jarak sembilan poin di puncak klasemen.
Sementara itu, Sunderland naik ke posisi ketiga klasemen sementara dengan catatan empat laga tanpa kekalahan. Hasil ini menegaskan bahwa tim besutan pelatih muda mereka bukan sekadar pengganggu papan atas, tetapi kandidat serius di zona Eropa musim ini.
(Dist)










