Anthropic Tahan Rilis AI Claude Mythos, Dinilai Terlalu Berbahaya untuk Publik

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Perusahaan pengembang AI Anthropic menjadi sorotan publik setelah merilis model AI terbaru mereka bernama Claude Mythos. Berbeda dengan model AI lainnya, AI ini justru tidak dirilis untuk konsumsi publik karena dinilai memiliki potensi yang terlalu beresiko jika digunakan secara bebas.

Claude Mythos merupakan AI yang termasuk kedalam keluarga AI Claude, dengan fungsi sebagai asisten digital, mirip seperti dengan AI Chatgpt dan Google Gemini. Namun, model terbaru ini dinilai mempunyai kemampuan yang lebih canggih jika dibandingkan dengan versi sebelumnya, terutama dalam fitur keamanan siber.

Kemampuan Claude Mythos yang di Atas Rata-Rata

Salah satu kemampuan dari AI ini adalah mampu mendeteksi celah keamanan dalam sebuah sistem komputer, bahkan celah keamanan yang sebelumnya tidak ketahui. Bukan hanya itu, Claude Mythos mampu memanfaatkan celah keamanan tersebut dengan menghasilkan sebuah cara untuk menembuh sistem komputer. Kemampuan ini sangat berguna apabila digunakan untuk pertahanan siber, namun juga berpotensi untuk disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab dengan tujuan melakukan serangan digital.

Selain itu, AI ini juga mampu menjalankan sebuah tugas yang kompleks secara mandiri tanpa adanya intervensi dari pihak manusia. AI ini bisa merencanakan, mengeksekusi, hingga memperkirakan tindakan berdasarkan data dan hasil yang didapat.

Baca Juga:

Pembangunan Data Center AI di AS Terhambat, Hampir Setengah Proyek Ditunda atau Dibatalkan

Mengenal Teknologi dan Fitur Claude, AI Buatan Anthropic

Pembatasan Akses Claude Mythos

Dalam uji coba awal yang dilakukan, AI ini dilaporkan berhasil menemukan ribuan celah keamanan beresiko tinggi, termasuk pada sistem Operating dan Browser. Hal ini semakin memperkuat kekhawatiran mengenai dampak apa yang akan dihasilkan jika teknologi ini digunakan tanpa adanya pengawasan yang ketat.

Karena alasan tersebut, Anthropic memutuskan untuk tidak merilis AI Claude Mythos ke publik. Sebagai gantinya, akses untuk menggunakan AI tersebut hanya akan diberikan kepada organisasi yang bergerak di bidang keamanan siber, seperti Microsoft, Google, dan NVIDIA. Akses tersebut akan diberikan melalui program bernama Project Glasswing.
Menurut pihak Anthropic, langkah ini diambil untuk memastikan bahwa teknologi tersebut digunakan secara bertanggung jawab, khususnya untuk memperkuat sistem keamanan dan bukan untuk menyerang pihak lain.

Pro dan Kontra Keputusan Anthropic

Banyak tanggapan muncul akibat keputusan yang diambil oleh pihak Anthropic. Beberapa pihak menganggap langkah yang diambil tersebut adalah sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam mengendalikan risiko. Namun, ada juga yang khawatir bahwa akses terbatas tersebut justru akan diambil untuk digunakan sebagai peluang monopoli oleh perusahaan besar teknologi.

Ada juga yang membandingkan bahwa situasi ini sama seperti pengembangan obat dalam industri farmasi. menahan perilisan AI tersebut hingga benar-benar aman merupakan langkah yang wajar untuk mencegah dampak yang lebih besar di masa depan.

(Magang Unpas/Rahmadani)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian