Ai Bawa Potensi Sekaligus Ancaman Serius bagi Bisnis di Indonesia

AI
Ilustrasi. (we)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID: Artificial Intelligence (Ai) atau kecerdasan buatan dinilai membawa potensi sekaligus ancaman siber bagi bisnis di Indonesia.

“AI, seperti ChatGPT, juga menunjukkan kemungkinan terobosan dan manfaat luar biasa yang dapat dibawanya ke semua industri dan fungsi bisnis. Namun, statistik kami untuk Indonesia tahun lalu menegaskan bahwa adopsi teknologi canggih harus terus disertai dengan antisipasi dan respons perusahaan yang tepat terhadap serangan siber,” kata Manajer Umum untuk Kaspersky di Asia Tenggara, Yeo Siang Tiong, Senin (6/3/2023).

Penggunaan teknologi AI bisa dirasakan dalam kegiatan sehari-hari misalnya jam tangan pintar yang bisa menghitung detak jantung pengguna sampai mobil swakemudi.

Kaspersky menilai, Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi membuka jalan bagi perusahaan domestik untuk lebih percaya diri menggunakan AI dan mengembangkan ekosistem bisnis digital mereka.

BACA JUGA: Korea Hibahkan Rp7 M untuk Dorong UKM Indonesia

Dukungan pemerintah Indonesia terhadap AI juga ditunjukkan melalui Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial 2020-2045 untuk sektor prioritas seperti kesehatan.

Kaspersky menemukan teknologi inovatif seperti AI, selain membuka berbagai peluang, juga bisa memicu peningkatan serangan siber tahun ini.
Inovasi teknologi membuat praktik berbagi data semakin terhubung sehingga menimbulkan kemungkinan serangan siber.

Data perusahaan keamanan siber itu pada Januari-Desember 2022 menunjukkan terdapat 41.039.452 ancaman daring, yang diblokir Kaspersky di Indonesia. Jumlah itu menurun 4,52 persen dibandingkan ancaman siber pada 2021, yang sebesar 42.983.721.

Kaspersky mendapati Indonesia berada di urutan ke-68 secara global dalam kategori bahaya terkait berselancar di dunia maya.

Sementara dari segi ancaman lokal, Kaspersky memblokir 56.463.262 serangan offline di Indonesia pada 2022, turun 24,52 persen dari 74.803.899 pada 2021. Serangan offline adalah penyebaran infeksi melalui cara fisik seperti menggunakan USB drive atau CD.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City