Agung Yansusan Dukung Teguran Gubernur Jabar atas Kasus Balita Raya

Agung Yansusan
(Dok. Ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Anggota DPRD Jawa Barat, Agung Yansusan, angkat bicara terkait kasus tragis yang menimpa Raya, balita berusia tiga tahun asal Sukabumi yang meninggal dengan kondisi tubuh dipenuhi cacing.

Agung menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus keprihatinan atas peristiwa tersebut. Menurutnya, kejadian ini harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh penyelenggara pemerintahan, mulai dari tingkat pusat hingga ke daerah.

“Saya pribadi menyayangkan dan turut berbela sungkawa atas kasus tersebut. Ini tanggung jawab kita bersama, dan yang pasti setiap kedisiplinan penyelenggara pemerintahan harus diperhatikan,” ujar Agung saat diwawancarai Teropongmedia, dikutip Minggu (24/8/2025).

Agung juga menyatakan dukungannya terhadap langkah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), yang memberikan sanksi berupa penahanan bantuan keuangan kepada pemerintah daerah sebagai bentuk teguran. Menurutnya, kebijakan itu perlu dilakukan agar kasus serupa tidak kembali terulang.

“Saya mendukung tindakan Gubernur Dedi Mulyadi untuk memberikan sanksi teguran berupa penahanan bantuan keuangan sebagaimana yang beliau sampaikan dalam rapat paripurna DPRD Jabar. Saya berharap ini bisa menjadi evaluasi bagi semua aparat penyelenggara pemerintah,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya upaya skrining kasus sosial di berbagai level pemerintahan. Pemerintah, kata Agung, harus membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk melaporkan persoalan sosial maupun kesehatan agar dapat segera ditangani secara tepat.

Baca Juga:

Hasil Reses III, Agung Yansusan Dorong Penguatan Infrastruktur dan Ekonomi Pertanian

12,5 Ton Bibit Padi Disalurkan, Agung Yansusan: Program Ini  Harus Dirasakan Kelompok Tani

“Pemerintah yang memegang kuasa anggaran APBD provinsi maupun kabupaten harus membuka pintu bagi setiap laporan sosial maupun kesehatan. Penanganan harus dilakukan langsung pada titik masalah dengan menurunkan staf-staf yang ada di pemerintahan terkait,” pungkasnya.

(Virdiya/_Usk) 

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
Berita Lainnya

1

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

2

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

3

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri