8 Risiko Penyakit Akibat Konsumsi Gula Berlebihan

Konsumsi gula berlebihan
Konsumsi gula berlebihan. (iStockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gula merupakan sumber energi utama bagi tubuh manusia, tapi konsumsi gula secara berlebihan dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan.

Menurut rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), asupan gula harian sebaiknya tidak lebih dari 5% dari total energi, atau setara dengan 25 gram gula (sekitar 6 sendok teh) per hari.

Akhir-akhir ini, Indonesia menghadapi peningkatan kasus cuci darah akibat kerusakan ginjal pada usia muda. Salah satu pemicu utama adalah kebiasaan mengonsumsi gula secara berlebihan.

Banyak orang dengan kategori usia muda mengabaikan risiko dari pola konsumsi gula tinggi, karena merasa sehat. Padahal sensasi manis pada makanan yang menggoda dapat meningkatkan berbagai masalah kesehatan serius.

Dampak Kesehatan dari Konsumsi Gula Berlebih

Gula sebenarnya sudah terkandung dalam karbohidrat dari makanan sehari-hari untuk mendukung aktivitas tubuh. Namun, konsumsi gula yang melebihi batas dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti:

1. Obesitas

Kelebihan gula yang tersimpan dalam tubuh sebagai lemak dapat memicu kenaikan berat badan. Kandungan gula berlebih juga mengganggu sinyal rasa kenyang, membuat tubuh terus merasa lapar dan akhirnya makan berlebihan.

2. Penyakit Jantung

Berat badan berlebih meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Gula tambahan juga dapat memicu tekanan darah tinggi, meningkatkan trigliserida, dan menyebabkan peradangan kronis.

3. Diabetes Melitus

Kadar gula darah yang terus meningkat mengganggu fungsi insulin dan meningkatkan resistensi insulin, yang pada akhirnya menyebabkan diabetes tipe 2.

4. Gigi Berlubang

Sisa makanan manis di mulut menjadi makanan bakteri yang menghasilkan asam, merusak enamel gigi, dan menyebabkan gigi berlubang.

5. Penyakit Lemak Hati (NAFLD)

Fruktosa dari gula berlebih membebani hati, memicu penumpukan lemak, dan menyebabkan penyakit hati berlemak non-alkoholik.

6. Kerusakan Kulit

Molekul gula yang berlebih menempel pada protein kulit, mengurangi elastisitas, dan mempercepat penuaan kulit.

7. Penyakit Kanker

Konsumsi gula berlebihan meningkatkan peradangan dan berat badan berlebih, yang dapat memicu risiko kanker, seperti kanker payudara, usus, dan pankreas.

8. Kerusakan Ginjal

Gula darah tinggi akibat diabetes melitus dapat merusak fungsi ginjal. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan ginjal hingga gagal ginjal, sehingga banyak orang muda harus menjalani cuci darah.

Cara Mencegah Konsumsi Gula Berlebihan

Agar konsumsi gula tetap terkendali, berikut beberapa langkah yang dapat Anda lakukan:

1. Baca Label Makanan

Perhatikan informasi nilai gizi pada kemasan makanan dan minuman. Hindari produk dengan kandungan gula tambahan tinggi, yang sering ditulis sebagai gula tebu, sirup, fruktosa, atau sukrosa.

2. Pilih Pemanis Alami

Konsumsi makanan dan minuman tanpa pemanis tambahan. Contohnya adalah oatmeal, susu kedelai, atau buah segar yang mengandung pemanis alami.

3. Kombinasikan dengan Nutrisi Lain

Padukan makanan manis dengan protein, serat, atau lemak sehat untuk memperlambat metabolisme gula dalam tubuh dan menjaga rasa kenyang lebih lama. Contohnya adalah memadukan oatmeal dengan susu rendah lemak, telur, dan buah.

4. Terapkan Pola Makan Rendah Gula

Kurangi karbohidrat sederhana dan perbanyak konsumsi makanan tinggi serat serta protein, seperti sayuran, buah-buahan, dan susu rendah lemak.

BACA JUGA: 5 Buah Tinggi Gula dan Kalori yang Perlu Dibatasi untuk Menjaga Kesehatan

Banyaknya penyakit yang terjadi akibat konsumsi gula secara berlebihan, menjadikan Anda harus lebih hati-hati dan mengonsumsinya harus sesuai takaran. Meskipun gula menjadi bagian penting dalam asupan energi bagi tubuh, tapi Anda juga harus bisa mengontrolnya agar tidak berlebihan untuk memiminimalkan berbagai risiko yang kemungkinan terjadi.

 

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun