6 Pilar Tranformasi Kesehatan, Progam Baru Kemkes

6 pilar transformasi kesehatan
6 pilar transformasi kesehatan, merupakan program Kemkes untuk menigkatkan kualitas kesehatan Indonesia. (Pexels)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Program transformasi kesehatan ialah program yang digagas oleh kementerian Indonesia. Dalam program ini terdapat 6 pilar transformasi kesehatan.

Kementrian kesehatan mengadakan program ini bertujuan untuk merampingkan dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di seluruh Indonesia.

Berikut ini 6 pilar utama transformasi kesehatan dalam membangun fondasi yang kuat pada sektor kesehatan.

6 Transformasi kesehatan
6 Pilar Transformasi kesehatan.(Pexels)

 

1. Transformasi Layanan Primer

Pilar pertama, Transformasi Layanan Primer, menempatkan fokus pada penguatan aktivitas promotif preventif. Pilar ini untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat. Adapun empat langkah utama yang diambil dalam implementasinya melibatkan:

  • Edukasi Penduduk, yaitu meningkatkan peran kader, melalui kampanye dan gerakan yang memanfaatkan platform digital dan tokoh masyarakat.
  • Pencegahan Primer, yaitu penambahan imunisasi rutin dengan 14 antigen dan perluasan cakupan di seluruh Indonesia.
  • Pencegahan Sekunder, yaitu skrining 14 penyakit penyebab kematian tertinggi pada setiap kelompok usia, skrining stunting, dan peningkatan ANC untuk kesehatan ibu dan bayi.
  • Meningkatkan Kapasitas Layanan Primer, yaitu melalui revitalisasi jaringan dan standarisasi layanan di Puskesmas, posyandu, dan kunjungan rumah.

2. Transformasi Layanan Rujukan

Pilar kedua, Transformasi Layanan Rujukan, memiliki fokus pada peningkatan kualitas dan pemerataan layanan kesehatan di seluruh Indonesia. Upaya untuk mencapai tujuan ini melibatkan, pingkatan akses dan Mutu layanan Sekunder dan tersier.

Melalui pembangunan rumah sakit di kawasan Timur Indonesia, jejaring dengan 6 layanan unggulan, dan kemitraan dengan World’s Top Healthcare Centers.

3. Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan

Pilar ketiga, Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan, berperan dalam mempertahankan sistem kesehatan yang handal di tengah ancaman kesehatan global. Langkah-langkahnya mencakup berikut.

  • Peningkatan Ketahanan Sektor Farmasi & Alat Kesehatan. Dengan produksi dalam negeri 14 vaksin rutin, top 10 obat, top 10 alat kesehatan berdasarkan volume dan nilai.
  • Memperkuat Ketahanan Tanggap Darurat. Melalui jejaring nasional surveilans, persiapan tenaga cadangan tanggap darurat, dan latihan kesiapsiagaan krisis.

4. Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan

Pilar keempat, Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan, ditujukan untuk memberikan kemudahan dan kesetaraan akses layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat kurang mampu.

Tiga tujuan regulasi pembiayaan kesehatan mencakup Ketersediaan, Kecukupan, dan Kelanjutan. Pembiayaan yang teralokasi secara adil dan efektif untuk memastikan pemanfaatan yang efisien.

5. Transformasi SDM Kesehatan

Pilar kelima, Transformasi SDM Kesehatan, fokus pada pemerataan distribusi tenaga kesehatan di seluruh Indonesia.

Langkah-langkahnya termasuk penambahan kuota mahasiswa, beasiswa dalam dan luar negeri, serta penyertaan tenaga kesehatan lulusan universitas luar negeri.

6. Transformasi Teknologi Kesehatan

Pilar terakhir, Transformasi Teknologi Kesehatan, menggarisbawahi peran teknologi informasi dan bioteknologi dalam memajukan sektor kesehatan.

Hal ini bertujuan agar sektor kesehatan dapat lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, memfasilitasi proses digitalisasi yang lebih cepat.

BACA JUGA: Kementrian ESDM Sebut Harga BBM Berpotensi Naik

Dengan 6 pilar transformasi kesehatan di atas, Kementrian kesehatan Indonesia berkomitmen dalam menciptakan sistem kesehatan yang kuat, merata, dan mampu bersaing dengan tantangan global.

Dan 6 pilar trasnformasi kesehatan diharapkan mampu memberikan akses layanan kesehatan yang berkualitas, dan meningkatkan kesejahteraan secara menyeluruh pada masyarakat.

 

 

(Vini/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun